RM.id Rakyat Merdeka - Tokopedia dan Shopee menegaskan patuh dengan aturan berbisnis di Tanah Air. Termasuk, untuk tidak menjual produk impor ilegal di e-commerce.
Gempuran produk impor ilegal masih merajalela, meskipun Pemerintah sudah melakukan pembatasan impor ilegal secara masif. Data Institute for Development of Economics and Finance (Indef) tahun 2023 menyebutkan, sebanyak 74 persen produk e-commerce merupakan barang impor, terutama consumer goods dan tekstil.
Menyoal ini, Head of Communications Tokopedia and ShopTokopedia Aditia Grasio Nelwan memastikan, pihaknya akan bekerja sama dengan Pemerintah memerangi barang impor ilegal. Menurutnya, pihaknya memiliki tim yang bertugas memelototi penjualan barang impor ilegal.
“Kalau tidak sesuai dengan tata kelola Tokopedia atau ShopTokopedia, tim kami akan menjaringnya,” terang Aditia saat ditemui Rakyat Merdeka di Jakarta, kemarin.
Baca juga : DPRD: Biar Kapok, Kirim Gepeng Bandel Ke Rutan
Selain itu, Tokopedia sudah menyediakan fitur laporan apabila masyarakat menemukan barang ilegal. Ia berjanji akan menginvestigasi bila mendapatkan laporan dari masyarakat, mengenai temuan barang ilegal yang dijual Tokopedia.
“Komitmen kami bekerja sama dengan Pemerintah, apabila ada laporan (barang) yang terindikasi melanggar perundang-undangan,” tegasnya.
Selain itu, Aditia memastikan, pelaku UMKM merupakan salah satu mitra strategis Tokopedia dan ShopTokopedia. Kini sudah ada lebih dari 21 juta penjual di Tokopedia dan ShopTokopedia yang mayoritas UMKM.
Secara nasional, UMKM memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia, yaitu lebih dari 60 persen.
Baca juga : Barcelona Vs Monaco, Olmo Panaskan Mesin Gol Barca
Untuk mendorong peran signifikan UMKM terhadap perekonomian nasional, Tokopedia bersama berbagai mitra strategis mengupayakan sejumlah inisiatif, salah satunya lewat Program Beli Lokal.
Berkat Beli Lokal, lanjutnya, transaksi produk UMKM di Tokopedia dan ShopTokopedia naik.
“Kami terus memberikan panggung lebih luas bagi pelaku UMKM, serta mempermudah masyarakat mengakses produk lokal,” tegasnya.
Senada dengan Tokopedia, Shopee Indonesia juga memastikan pihaknya terus mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia.
Baca juga : Tim Basket AS Makin Perkasa
Pihaknya juga berkomitmen melakukan pendekatan yang inklusif dan terintegrasi. Shopee juga berusaha memberikan peluang yang sama bagi UMKM dan brand lokal, tidak hanya yang tinggal di kota besar, namun juga di daerah-daerah Indonesia.
Director of Marketing Growth Shopee Indonesia Monica Vionna menjelaskan, pertengahan tahun 2024 menjadi bukti, Shopee tidak hanya menjadi tempat untuk berbelanja secara online.
“Tetapi juga menjadi ruang perubahan dalam membangun ekosistem bisnis lokal, yang kuat dan berkelanjutan di seluruh Shopee Pilih Lokal,” ucap Monica kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Monica mengungkapkan, di semester I-2024, Shopee Pilih Lokal telah berhasil menarik lebih dari 29 juta pengunjung. Dan telah menjadi ruang istimewa pengguna. Khususnya dalam mencari beragam koleksi produk-produk lokal favorit yang unggul dan berkualitas.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.