BREAKING NEWS
 

Gembleng Lulusan Politeknik Masuk Dunia Kerja

Menperin Dukung Inovasi Dan Digitalisasi Industri

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Selasa, 10 September 2024 07:05 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) industri dalam pemanfaatan teknologi digital. Langkah ini dilakukan untuk mendukung terciptanya inovasi dan meningkatkan daya saing di era industri 4.0.

Menteri Perindustrian (Men­perin) Agus Gumiwang Kar­tasasmita mengatakan, dalam proses transformasi digital, komponen terpenting yang dibu­tuhkan industri tidak hanya ke­mampuan mengadopsi teknolo­gi, tapi dibutuhkan perubahan mindset digital pada SDM yang akan terjun ke berbagai sektor industri.

“Dengan mindset yang sesuai, SDM akan memiliki kemam­puan yang lebih baik,” kata Agus di Jakarta, Senin (9/9/2024).

Menurut Agus, peningkatan kualitas SDM industri menjadi hal yang sangat krusial bagi Pe­merintah, khususnya dalam mengakselerasi penerapan Making Indonesia 4.0.

Baca juga : Prospek BTN Salurin Kredit Kian Kinclong

Seperti diketahui, Making In­donesia 4.0 merupakan program Pemerintah menyiapkan Indone­sia menghadapi era industri digi­tal 4.0. Karena itu, keterampilan SDM harus dikedepankan agar selaras dengan permintaan in­dustri saat ini.

Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) menjembatani kebutuhan ketersediaan SDM tersebut. Caranya, menyiapkan infrastruktur dan sarana prasarana melalui 13 pendidikan tinggi vokasi, 9 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 7 Balai Diklat In­dustri (BDI), dengan spesialisasi dan kompetensi spesifik untuk membekali keterampilan secara mendalam.

“Salah satu unit pendidikan tinggi tersebut adalah Politeknik Industri Petrokimia Banten yang telah bekerja sama dengan dunia industri, seperti PT Chandra Asri Petrochemical,” ujar Agus.

Adsense

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, para siswa politeknik ini sudah memiliki ikatan kerja. Jadi, ketika lulus dapat langsung bekerja di perusahaan mitra.

Baca juga : Darurat Petugas Sampah, Jalan Di Jakut Kotor Dan Bau

Politeknik ini memiliki tiga program studi, yakni Teknolo­gi Mesin Industri Petrokimia, Teknologi Proses Industri Petro­kimia dan Teknologi Instrumen­tasi Industri Petrokimia.

Sekretaris BPSDMI Jonni Afrizon mengatakan, Politeknik Industri Petrokimia Banten telah memberikan akses pendidikan dengan layanan berupa pen­didikan sistem ganda, berbasis kompetensi, memiliki kuriku­lum industri 4.0 dan pelatih di tempat kerja yang tersertifikasi internasional serta sarana yang standar industri.

Penyelenggaraan pendidikan di Politeknik Industri Petrokimia Banten menggunakan pembela­jaran sistem ganda (dual system) untuk menjamin lulusannya kompeten, yang link and match dengan kebutuhan industri sehingga mereka siap kerja.

“Apalagi, kurikulum yang diterapkan politeknik ini sudah ber­basis industri 4.0,” ujar Jonni.

Baca juga : Sinner Hancurkan Fritz

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPVI) Kemenperin Wulan Aprilianti Permatasari menam­bahkan, pendidikan tinggi juga menjadi langkah awal sebagai fondasi SDM industri dapat bersaing dan mendalami keter­ampilan.

Menurut Wulan, pembentukan generasi baru SDM industri harus memastikan mereka dapat mudah beradaptasi dan berketer­ampilan tinggi.

“Serba bisa dengan pengetahuan yang lebih luas mengenai peker­jaan mereka,” ujarnya. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Selasa, 10 September 2024 dengan judul "Gembleng Lulusan Politeknik Masuk Dunia Kerja, Menperin Dukung Inovasi Dan Digitalisasi Industri"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense