RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) Leli Nuryati mengapresiasi capaian kerja Perluasan Areal Tanam (PAT) Kabupaten Boyolali.
PAT yang dilakukan melalui pompanisasi selama beberapa bulan ini telah mencapai 100 persen.
Menurut Leli, capaian tersebut membuktikan bahwa program pompanisasi dan irigasi perpompaan yang digagas Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berhasil meningkatkan indeks pertanaman dari yang tadinya satu kali menjadi dua atau bahkan tiga kali dalam setahun.
"Saya mengapresiasi kinerja capaian kerja keras semua pihak di Kabupaten Boyolali sehingga pompanisasi dapat tercapai melebihi target yang ditanamkan," kata Leli yang juga merupakan Penanggungjawab PAT Kabupaten Boyolali saat menggelar rapat koordinasi Luas Tanam Tanam (LTT) Boyolali dikutip Jumat (20/9/2024).
Baca juga : Wamentan Ingin Hasilkan Lebih Banyak Orang Kaya Baru Dari Perkebunan
Leli mengatakan, Pemerintah terus bekerja keras memenuhi target LTT nasional secara keseluruhan yaitu 1 juta hektar.
Untuk itu, para petugas yang tergabung dalam satgas pangan terus bergerak bersama pemerintah daerah, Kodim, dinas pertanian, para penyuluh, dan para petani yang siap siaga melakukan dan bekerjasama meningkatkan produksi padi.
"Harapan kami tentu saja LTT akan terpenuhi sesuai agroklimat saat ini yang akan segera memasuki musim penghujan. Sekali lagi saya menyampaikan terima kasih atas kerja keras semua pihak yang bekerja keras meningkatkan produktivitas," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali Joko Suhartono menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Kementan dalam menyukseskan capaian luas tambah tanam dan perluasan areal tanam.
Baca juga : Kementan Pastikan PAT dan Pompanisasi di Kabupaten Boyolali Berjalan Lancar
"Saya menyampaikan terima kasih sekaligus apresiasi terhadap Kementan khususnya Ibu Leli yang terus mengawal jalanya LTT dan PAT sehingga memberi manfaat kepada petani dan penyediaan pangan secara nasional," kata Joko.
Untuk diketahui, Pemerintah terus menggenjot percepatan produksi melalui program perluasan areal tanam PAT dan pompanisasi sebagai solusi cepat meningkatkan indeks pertanaman dari yang hanya satu kali menjadi dua bahkan tiga kali dalam setahun.
Mentan Andi Amran Sulaiman sebelumnya mengatakan, bahwa pompanisasi merupakan solusi cepat dalam PAT disaat kemarau panjang.
Lewat program tersebut, Amran yakin Indonesia mampu meningkatkan produksi secara maksimal.
Baca juga : Rekomendasi Muktamar VI PKB, Preshold Cukup 10 Persen
"Pompa sudah kita distribusikan secara merata. Kini saatnya bekerja meningkatkan indeks pertanaman dari yang tadinya satu kali menjadi tiga kali dalam setahun. Dengan begitu, kita bisa pastikan mampu mencapai swasembada" jelas Amran.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.