Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Bakal calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany terus unggul dengan elektabilitas tertinggi dalam rilis berbagai lembaga survei. Terbaru, Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat, elektabilitas atau tingkat keterpilihan Airin mencapai 77,3 persen.
"Pada berbagai simulasi nama-nama bakal calon Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany menunjukkan kecenderungan unggul dibanding nama calon lainnya" ungkap peneliti, Hudjolly kepada wartawan.
Secara rinci, elektabilitas Airin hingga 77,3 persen tercapai ketika disimulasikan head to head dengan Andra Soni, bakal calon gubernur Banten dari Partai Gerindra. Elektabilitas Andra sekitar 10 persen, dan yang belum menentukan pilihan 12,7 persen.
Baca juga : Survei LKPI: Elektabilitas Ted Yones Mokay Tertinggi Di Pilkada Jayapura
Jika Simulasi berpasangan dan head to head melawan pasangan bakal calon Andra Soni-Dimyati Natakusumah dengan duet Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi, data elektabilitas pasangan ini mencapai 73,7 persen. Elektabilitas Andra-Dimyati ada di kisaran 12,2 persen, dan yang belum menentukan pilihan 14,1 persen.
Menurutnya, elektabilitas dan popularitas merupakan dua modal kapital sosial mendasar dalam sistem politik elektoral. "Saat ini, pada uji popularitas, malah menunjukkan dominasi ketenaran Airin yang sangat signifikan," ujarnya.
Survei dilakukan pada 27 Juli hingga 4 Agustus dengan metodologi survei tatap muka. Populasi warga Banten berusia 17 tahun ke atas dengan sampel sebanyak 800 orang.
Baca juga : Pilkada Mahakam Ulu: Elektabilitas Mayang Sari-Stanis Kokoh di Puncak
Survei menggunakan pola random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) ±3.5 persen. Tingkat kepercayaan 95 persen.
"Wawancara tatap muka dilakukan oleh pewawancara yang telah dilatih terhadap responden" ujar Hudjolly.
Kendali mutu hasil wawancara dilakukan secara random pada 20 persen dari total sampel oleh supervisor lapangan, dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). "Dalam kendali mutu ini tidak ditemukan kesalahan berarti," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya