BREAKING NEWS
 

Prospek Bisnis Terus Positif

IPO Holding Mind ID Tunggu Arahan Kementerian BUMN

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Minggu, 22 September 2024 07:05 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Rencana Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum saham perdana Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertambangan, Mind ID, hingga saat ini belum terlaksana.

Direktur Utama Mind ID Hendi Prio Santoso mengatakan, pihaknya memang belum menyampaikan permohonan rencana IPO ke Kementerian BUMN.

Menurutnya, yang masih men­jadi prioritas perusahaan adalah penyelesaian sejumlah proyek di bawah kendali Mind ID untuk meningkatkan nilai pasar.

“Saya akan minta arahan dulu. (IPO) belum disampaikan. Se­jauh ini belum ada proses per­mohonan (IPO),” ucap Hendi di Jakarta, Jumat (20/9/2024).

Baca juga : Maksimalkan BLK Untuk Lapangan Pekerjaan Baru

Sekadar informasi, Kementerian BUMN sempat menyebut­kan bahwa IPO holding tambang bakal didorong pada 2026.

“Belum, belum (tahun ini). Mungkin dua tahun lagi Mind ID,” kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo saat ditemui di Jakarta, Rabu (31/7/2024).

Sementara hingga saat ini, kata Hendi, anak usaha Mind ID yang mengurusi bisnis pengola­han bauksit menjadi aluminium, yakni Inalum, tengah didorong melantai di bursa efek dalam waktu dekat.

“Penyelesaian sejumlah proyek strategis dikejar untuk meningkatkan kapitalisasinya,” tuturnya.

Baca juga : Inter Vs AC Milan, Penentuan Nasib Fonseca

Sebagai gambaran, sepanjang semester I-2024, kinerja positif turut dicatatkan para anggota holding Mind ID. Termasuk peningkatan kinerja operasional, baik dari sisi peningkatan produksi komoditas pertambangan maupun turunannya.

PT Aneka Tambang Tbk atau Antam misalnya, memproduksi logam emas dari tambang perusahaan sebesar 439 kilogram (kg), feronikel (TNi) 10.169 ton, serta 4,19 juta wet metric ton (wmt) bijih nikel pada semester I-2024.

Begitu juga PT Timah Tbk, turut mencatat kinerja mon­cer dengan produksi bijih timah sebesar 10.250 ton atau naik 32 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 7.755 ton.

“Adapun produksi logam PT Timah naik 19 persen menjadi 9.675 ton pada semester I-2024 dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 8.100 ton,” rinci Hendri.

Baca juga : Badminton China Open 2024, Merah-Putih Nihil Gelar

Kinerja positif juga diraih PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang membukukan produksi batubara pada paruh pertama sebesar 18,8 juta ton.

Perusahaan turut mencatat penjualan hingga 20,1 juta ton, naik 15 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 17,4 juta ton.

Adsense

Kondisi serupa juga diperoleh PT Freeport Indonesia (PTFI) yang mencatatkan peningkatan produksi tembaga hingga 932 juta pound.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense