Dark/Light Mode

Kata BPS, Survei Kepuasan Haji Naik

Yaqut Punya Senjata Lawan Pansus DPR

Sabtu, 21 September 2024 08:00 WIB
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qhoumas atau Gus Yaqut. (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qhoumas atau Gus Yaqut. (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qhoumas atau Gus Yaqut punya senjata baru untuk melawan Pansus Haji DPR. Yaitu, hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), yang me­nyatakan tingkat kepuasaan ibadah haji 2024 naik signifikan dan sangat memuaskan.

BPS menyatakan, Indeks Kepua­san Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) Tahun 2024 mencapai 88,20 atau masuk dalam kategori sangat memuaskan. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 2,37 dibandingkan tahun 2023.

“Dengan metodologi yang kami gunakan, indeks di atas 85 sudah masuk kategori sangat memuas­kan,” ujar Direktur Sistem Informasi Statistik BPS, Joko Parmiyanto, di Jakarta, Jumat (20/9/2024).

Joko menyampaikan, surveinya diselenggarakan dengan metode ilmiah. Seperti menggali aspek pembinaan, pelayanan, dan perlindungan terhadap jamaah. Surveinya sendiri melibatkan 14.400 jamaah sebagai responden.

Baca juga : Silmy Karim: Untuk Perkuat Pengawasan Dan Pelayanan

Kata Joko, para responden diberikan kuesioner terkait kualitas berbagai pelayanan yang diterima. Ditambah lagi dengan wawancara dan observasi fasilitas serta proses pelayanan yang diterima.

“Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan, sehingga ini menjadi benchmark dan menjadi masukan buat teman-teman di Kementerian Agama (Kemenag),” ungkapnya.

Ia menegaskan, survei dilakukan tanpa maksud apapun terkait konflik antara Kemenag dengan Panitia Khu­sus (Pansus) Angket Haji di DPR. Dia menyebut, pihaknya hanya berusaha memvisualisasikan kualitas pelayanan haji dari tahun ke tahun yang fluktuatif.

“Jadi, kami tidak ada tendensi, kami memotret apa adanya. Bukan karena kita kerjasama kemudian kami buat baik-baik, enggak juga. Kami apa adanya,” tutupnya.

Baca juga : Demokrat Pastikan All Out Dukung Prabowo-Gibran

Direktur Jenderal (Dirjen) Penye­lenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Ke­menag, Hilman Latief mengapresiasi hasil survei BPS yang menyatakan penyelenggaraan haji di tahun 2024 secara umum memuaskan. “Alham­dulillah upaya kita untuk melakukan perbaikan-perbaikan di tahun 2024 ini juga membuahkan hasil yang baik menurut hasil BPS,” ungkapnya.

Kata dia, Kemenag akan terus berbe­nah, karena berdasarkan temuan BPS, masih terdapat beberapa kekurangan dalam penyelenggaraan haji 2024. Seperti akomodasi hingga pelayanan tenda bagi jamaah.

Semua upaya Kemenag dalam meng­hadirkan kualitas layanan ibadah yang prima, kata Hilman, memang tak lepas dari kapasitas dan membludaknya jumlah jemaah. Karena itu, ke depan, Kemenag akan berusaha memecah pusat konsentrasi jamaah dan menyebarnya di sejumlah titik agar pelayanan yang diberikan bisa maksimal. “Agar jangan sampai terjadi kepadatan yang berlebi­han,” ungkapnya.

Terkait permasalahan infrastruktur, Hilman menyebut hal itu merupakan kewenangan dari Pemerintah Arab Saudi. Menurut dia, Pemerintah Arab Saudi saat ini tengah membuat desain skema-skema baru.

Baca juga : Semester Pertama 2025 Harga Tiket Sudah Turun

Kemenag bersama Pemerintah Arab Saudi, lanjut Hilman, sedang menyusun skema tanazul atau kembali ke hotel tanpa prosesi mabit (bermalam) di ten­da Mina. Namun, skema tersebut masih didiskusikan dan bersifat sukarela.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.