RM.id Rakyat Merdeka - DPR telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 menjadi Undang-undang (UU) dalam Rapat Paripurna. APBN dirancang untuk merespons kondisi perekonomian yang dinamis.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan, APBN 2025 dirancang untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi demi mewujudkan kesejahteraan.
“Ini juga mendorong pemerataan pertumbuhan sesuai dengan Visi Indonesia Emas 2045,” ujar Ani-panggilan akrab Sri Mulyani saat menggelar jumpa pers usai Rapat Paripurna dengan DPR di Jakarta, Kamis (19/9/2024).
Baca juga : IPO Holding Mind ID Tunggu Arahan Kementerian BUMN
Selain itu, APBN 2025 adalah APBN transisi yang disusun dengan semangat keberlanjutan, optimisme, tapi tetap hati-hati dan waspada terhadap dinamika lingkungan global dan nasional.
APBN 2025 juga dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas serta keberlanjutan. Hal ini untuk mendukung transisi Pemerintahan agar berjalan lancar dan efektif.
“APBN 2025 dijaga tetap sehat dan kredibel untuk mendukung reformasi struktural di dalam rangka memperbaiki produktivitas dan daya saing ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Baca juga : Maksimalkan BLK Untuk Lapangan Pekerjaan Baru
Dalam kesempatan tersebut, Ani juga menyebutkan, ini pertama kalinya pendapatan negara diproyeksikan menembus di atas Rp 3.000 triliun.
Menurutnya, target pendapatan yang besar ini akan ditopang oleh reformasi perpajakan, perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak dan mulai berjalannya sistem CoreTax.
Dan sistem perpajakan yang kompatibel dengan perubahan struktur perekonomian dan arah kebijakan perpajakan global.
Baca juga : Inter Vs AC Milan, Penentuan Nasib Fonseca
Adapun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dicapai dengan reformasi pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), optimalisasi dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta peningkatan inovasi dan kualitas layanan.
“Tata kelola PNBP juga terus ditingkatkan dengan pemanfaatan teknologi digital dan informasi,” ujar Ani.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.