BREAKING NEWS
 

Didorong Jadi Logistics Company

PT Pos Siap Orkestrasikan Ekosistem Logistik BUMN

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Kamis, 3 Oktober 2024 07:05 WIB
(Dari kiri) Ekonom senior sekaligus Pendiri Segara Institute Piter Abdullah, Group Head Transformasi Korporasi Manajemen Program PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Mona Yudika dan Direktur Operasi dan Digital Services PT Pos Indonesia (Persero) Hariadi, foto bersama dalam acara media briefing dengan tema, Smart Supply Chain: Digitalisasi Sistem Logistik Indonesia, di Jakarta, Rabu (2/10/2024). Foto: IRMA/RAKYAT MERDEKA/RM.ID

 Sebelumnya 
Sebagai informasi, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas men­catatkan, biaya logistik nasional terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Tahun 2022 masih di angka 14,3 persen. Sehingga ditargetkan bisa turun ke angka 12 persen dalam lima tahun ke depan.

Lebih lanjut disampaikannya, salah satu faktor yang turut berkontribusi pada efisiensi biaya logistik ada pada masa tunggu atau portstay kapal di suatu pelabuhan.

Contohnya di Sorong (Papua Barat), sebut dia, bongkar muat dilakukan 3 hari sebelum Pe­lindo melakukan transformasi.

Baca juga : Menko Airlangga Ingin Kadin Genjot Investasi

“Tapi sekarang bisa dilakukan dalam 1 hari. Bisa dibayangkan, berapa biaya sewa kapal per hari yang bisa dihemat, yang ujung-ujungnya juga menghemat biaya operasional,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, ekonom senior sekaligus Pendiri Segara Institute Piter Abdullah menilai, semua upaya transformasi yang dilakukan perusahaan-perusahaan pelat merah, sudah sangat baik. Dan menunjukkan perubahan positif terhadap kinerja masing-masing BUMN.

Apalagi, upaya penurunan biaya logistik ini juga sudah menjadi perhatian Pemerintah di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 10 tahun lalu.

Baca juga : Pemprov Latih Warga Olah Makanan Sehat Terjangkau

“Semua perbaikan, transfor­masi, hingga digitalisasi, semua itu sudah baik. Ada reformasi yang luar biasa, yang harapan­nya penurunan logistik ini dapat membuat kita makin berdaya saing,” kata Piter.

Meski demikian, tantangan ke depan tetap banyak, baik dari sisi makro maupun mikro. Dan ini yang harus siap dihadapi oleh industri maupun BUMN sektor Logistik.

Karenanya, sambung Piter, Pemerintah selanjutnya diharap­kan bisa terus meningkatkan pembangunan infrastruktur dan konektivitas yang mendukung sektor logistik.

Baca juga : Debat Cawapres AS Lebih Tenang Dan Adem

“Sehingga, berbagai reformasi yang telah dilakukan BUMN dapat lebih dimanfaatkan. Dan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membantu kesejahteraan masyarakat,” pungkas Piter. IMA

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Kamis, 3 Oktober 2024 dengan judul "Didorong Jadi Logistics Company, PT Pos Siap Orkestrasikan Ekosistem Logistik BUMN"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense