BREAKING NEWS
 

Prudential Wujudkan Berdaya Ekonomi bagi UMKM di Bali Melalui Literasi Keuangan & Asuransi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Sabtu, 19 Oktober 2024 11:05 WIB
Program Literasi Asuransi untuk Negeri bagi UMKM yang digelar Prudential Indonesia, di Karangasem, Bali, Selasa (8/10/2024). (Foto: Dok. Prudential)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bertepatan dengan Hari Asuransi Nasional pada 18 Oktober 2024 dan Bulan Inklusi Keuangan, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berkolaborasi dengan Dewan Asuransi Indonesia (DAI) menyelenggarakan program “Literasi Asuransi untuk Negeri” bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), di Karangasem, Bali, Selasa (8/10/2024). Pelatihan ini berhasil menjangkau 60 UMKM, dari komunitas pedagang dan lainnya, serta menghadirkan pemangku kepentingan antara lain DAI dan PT Permodalan Nasional Madani.

Chief Human Resources Officer Prudential Indonesia, Dewi Satriani, mengatakan bahwa Prudential Indonesia senang dan bangga dapat berkontribusi secara langsung dalam meningkatkan pemahaman terhadap perencanaan keuangan dan asuransi bagi pengusaha UMKM. Upaya ini sejalan dengan program GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

”Kami senantiasa berupaya dalam menanamkan pemahaman finansial, juga perlindungan finansial yang tepat bagi masyarakat, termasuk para pengusaha UMKM dalam mendukung pertumbuhan bisnis UMKM. Sehingga berdampak pada ketahanan keuangan keluarga dan kemajuan perekonomian Indonesia di masa depan,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (19/10/2024.

Baca juga : Alfamidi Dukung Pertumbuhan UMKM Lokal Melalui Kemitraan Strategis

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM 2024, jumlah UMKM di Indonesia saat ini mencapai lebih dari 65 juta unit. UMKM ini tersebar di berbagai sektor, termasuk kuliner, fashion, kerajinan tangan, hingga teknologi digital. Pada 2034, jumlah UMKM sebagai penggerak perekonomian nasional diproyeksikan akan bertambah mencapai 83,3 juta pelaku. Proyeksi ini memperlihatkan peluang pada pengembangan UMKM Indonesia, agar terus dapat berkontribusi bagi perekonomian nasional.

Dinas Koperasi dan UMKM Karangasem mencatat, terdapat 57.456 UMKM yang tersebar di semua kecamatan di wilayah mereka. UMKM tersebut bergerak di berbagai sektor, baik usaha perdagangan, industri, pertanian, non-pertanian, dan aneka jasa.

Adsense

Dengan begitu banyak jumlah dan beragamnya sektor ini, Prudential Indonesia melihat potensi yang besar bagi UMKM untuk mampu mengembangkan usahanya dengan pengelolaan keuangan yang tepat melalui pemberian pemahaman mengenai literasi dan inklusi keuangan. ”Prudential Indonesia bersama DAI optimis bahwa inisiatif Literasi Asuransi untuk Negeri ini mampu menjadi pondasi penguatan kemampuan literasi dan inklusi keuangan, termasuk asuransi, yang lebih optimal bagi UMKM Indonesia,” ujar Dewi. 

Baca juga : Kolaborasi Akademia dan BUMN Wujudkan Kesetimbangan Fungsi Ekonomi, Sosial & Lingkungan

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2024, Indeks Literasi Keuangan masyarakat Indonesia meningkat tahun ini sebesar 65,43 persen, dibandingkan dengan 2022 yang sebesar 49,68 persen. Namun demikian, inklusi keuangan tahun ini menurun sebesar 72,02 persen, dibandingkan dengan 2022 yang sebesar 85,10 persen. Data ini menunjukkan, bahwa penguatan literasi dan inklusi keuangan, termasuk asuransi, masih perlu mendapatkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.

Prudential Indonesia memiliki komitmen keberlanjutan untuk berkontribusi dalam mewujudkan perlindungan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia yang kuat secara finansial. Salah satunya berupa peningkatan pemahaman terhadap literasi asuransi bagi UMKM Indonesia, sehingga dapat mendukung pertumbuhan bisnis UMKM. Harapannya, UMKM dapat semakin berdaya secara ekonomi dan mengelola keuangannya dengan bijak, yang akhirnya akan berdampak pada ketahanan keuangan keluarganya di masa depan.   
Ketua Umum DAI, Yulius Bhayangkara, mengatakan bahwa kolaborasi bersama Prudential Indonesia dan para pemangku kepentingan di industri keuangan merupakan peluang emas untuk menghadapi tantangan yang ada di masyarakat, baik pada UMKM maupun industri asuransi. Rangkaian kegiatan “Literasi Asuransi untuk Negeri” dalam rangka Hari Asuransi 2024 merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk menghadapi tantangan tersebut.

”Terutama pada rekan-rekan penggiat UMKM di Bali, agar dapat selalu menjaga kestabilan finansial dalam menjalankan usahanya,” ujarnya.

Baca juga : KPK Usut Dugaan Korupsi Pencairan Kredit Bank Jepara Artha, Tersangka 5 Orang

Peringatan Hari Asuransi, lanjutnya, bukan sekedar seremonial tahunan, tetapi ini merupakan momentum bagi semua untuk merefleksikan peran penting asuransi dalam kehidupan masyarakat. ”Saya optimis jika kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi semakin tinggi maka akan semakin kuat pula perekonomian kita. Karena perlindungan asuransi mampu memberikan rasa aman dan stabilitas bagi individu, keluarga, maupun pelaku usaha,” sambung Yulius.

Ke depannya, kegiatan “Literasi Asuransi untuk Negeri” ini diharapkan dapat menjangkau dan mengedukasi seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya memiliki kemampuan perencanaan keuangan dengan memiliki perlindungan asuransi sejak dini. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi katalis peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang merata, agar masyarakat khususnya pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan manajemen keuangan dalam usaha mereka, sekaligus memahami pentingnya memiliki perlindungan bagi usaha yang dijalankan. 

“Dengan memiliki pondasi perencanaan keuangan yang baik, termasuk produk perlindungan yang sesuai dengan profil individu, maka masyarakat Indonesia dapat mencapai hidup yang sejahtera bagi kehidupannya kini dan masa depan,” tutup Dewi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense