BREAKING NEWS
 

Dukung Inklusi, Pertamina PFpreneur Beri Pelatihan Ke 4.000 Womenpreneur

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 2 November 2024 17:00 WIB
Ilustrasi UMKM Inklusi Pemberdayaan Perempuan menjadi salah satu cara Pertamina mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation kembali menghadirkan PFpreneur, program pendampingan dan pengembangan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menargetkan kewirausahaan perempuan.

Program ini bertujuan untuk memperkuat peran perempuan dalam perekonomian nasional dengan mendorong mereka mengembangkan usaha berbasis modern dan berdaya saing.

Selama empat tahun berjalan, PFpreneur telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 4.000 womenpreneur di bidang kerajinan, fesyen, dan kuliner. Pada tahun 2023, 153 UMKM terpilih sebagai mitra binaan Pertamina, dengan target peningkatan dua kali lipat untuk tahun 2024.

Baca juga : Tekan Emisi, Toyota Pakai Jurus Multi Pathway Dan Green Energy

“PFpreneur menjadi sarana bagi wirausaha perempuan agar berdaya saing dan merupakan pintu awal menjadi bagian dari mitra binaan Pertamina,” ujar Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina, dalam keterangannya, Sabtu (2/11/2024).

Adsense

Program ini memberi kesempatan kepada peserta untuk mengikuti kelas pembinaan UMK Academy dengan kurikulum komprehensif, seperti Go Modern, Go Online, Go Digital, Go Global, dan Go Green, agar mereka dapat berkembang dan dikenal di pasar nasional hingga internasional.

PFpreneur telah melahirkan berbagai kisah sukses, termasuk Agrominafiber Handicraft & Home Decor yang memanfaatkan limbah pohon pisang dan enceng gondok untuk produk ramah lingkungan. Produk mereka menarik perhatian buyer internasional, seperti Argentina, pada pameran INACRAFT. 

Baca juga : Dukung Nelayan Natuna, Pertamina Berikan Bantuan Kapal

Dalam bidang kuliner, Bananania yang mengolah pisang menjadi produk seperti keripik dan granola, berhasil menjalin kerja sama dengan marketplace Kanada. Sementara itu, Imago Raw Honey dari Bogor menerima pesanan potensial dari Bangladesh dan Mesir pada ajang SMEXPO 2024.

Program PFpreneur terbuka untuk seluruh wirausaha perempuan Indonesia berusia minimal 18 tahun yang telah menjalankan usaha selama setidaknya 6 bulan. Tahun ini, PFpreneur juga membuka bidang usaha baru, yakni pertanian, yang meliputi usaha sayuran organik, hidroponik, bibit tanaman, dan alat pertanian.

Agus Mashud S. Asngari, Presiden Direktur Pertamina Foundation menyatakan, PFpreneur tidak hanya membantu wirausaha tumbuh tetapi juga menciptakan fondasi kuat untuk keberlanjutan usaha. “Dengan ekosistem pembinaan UMKM Pertamina, PFpreneur tidak hanya mencetak wirausaha tetapi juga membangun fondasi untuk pertumbuhan dan keberlanjutan usaha yang berdampak positif bagi perekonomian nasional,” jelasnya.

Baca juga : Dukung NDC, Menteri LHK Beri Penghargaan Kepada PT ITCI Kartika Utama

Dukungan Pertamina terhadap program UMKM seperti PFpreneur ini selaras dengan komitmen mereka untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Sebagai perusahaan yang memimpin dalam transisi energi, Pertamina terus mendorong program yang mendukung pencapaian SDGs serta prinsip Environmental, Social & Governance (ESG), termasuk dalam target Net Zero Emission 2060.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense