RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,19 persen ke level Rp 15.802 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 15.833 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,11 persen, baht Thailand minus 0,16 persen, yuan China melemah 0,12 persen, peso Filipina turun 0,13 persen, won Korea Selatan menguat 0,14 persen, dolar Singapura minus 0,06 persen dan dolar Hong Kong naik 0,03 persen.
Baca juga : Dunia Harap-harap Cemas
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melema 0,05 persen ke level 104,99. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,35 persen ke level Rp 16.923, terhadap poundsterling Inggris naik 0,14 persen ke level Rp 20.358, dan terhadap dolar Australia minus 0,24 persen ke level Rp 10.422.
Analis Pasar Keuangan dan Komoditas, Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah bersifat sementara. Rupiah ia prediksi akan berkonsolidasi dengan kecenderungan melemah terbatas terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Baca juga : Trump Menang Pilpres AS, Prabowo Ucapkan Selamat Dan Sampaikan Harapan Ini
“Pergerakan mata uang Garuda masih terpengaruh oleh hasil Pilpres AS yang dimenangkan Donald Trump. Rupiah masih tertekan oleh hasil pilpres AS yang dimenangkan oleh Trump yang mengartikan kemungkinan kebijakan proteksionisme yang memicu inflasi dan suku bunga tinggi," katanya, Kamis (7/11/2024).
Meski begitu, ia melihat, investor masih wait and see menantikan pertemuan FOMC malam ini dan mengantisipasi sinyal the Fed seputar prospek suku bunga ke depannya paska pilpres.
Baca juga : Trump Menang Pilpres, Harris: Semoga Amerika Tidak Memasuki Era Kegelapan
"Investor juga menantikan data perdagangan China dan cadangan devisa Indonesia siang ini," ujarnya.
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 15.750 per dolar AS - Rp 15.900 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.