BREAKING NEWS
 

Perang Tarif Internet Sudah Tidak Sehat

Dirut Telkom Usul Ada Tarif Batas Atas-Bawah

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Kamis, 21 November 2024 07:05 WIB
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah.

 Sebelumnya 
Karenanya, permasalahan perang tarif ini membuat penerimaan dari bisnis data internet tidak optimal.

“Kalau pendapatan tidak mengandalkan data internet, akan susah,” katanya.

Herry menjelaskan, kondisi Indonesia hampir sama dengan India, yang pernah mengalami perang tarif. Salah satu operator telekomunikasi seluler di India melakukan banting harga untuk menggaet jumlah pelanggan besar.

Selanjutnya, terjadi konsolidasi dan tersisa dua operator dari sebelumnya sekitar 11 operator.

Baca juga : Wamenkeu: Tantangan Bisa Dijadikan Peluang

Di India juga ada kebijakan tarif batas-bawah layanan. Sehingga tarif layanan data internet di pasar perlahan-lahan bisa naik.

“Tarifnya tiap tahun naik, sama seperti jalan tol. Manfaatnya adalah industri telekomunikasi kembali sehat dan operator bisa berinvestasi membangun infrastruktur,” bebernya.

Menanggapi ini, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai, masih banyaknya jumlah operator di Indonesia membuat industri ini mampu bersaing dengan kompetitif, dalam menghadirkan layanan paket data internetnya.

Nailul melihat, persaingan antar operator di Indonesia masih terbilang sehat.

Baca juga : Mobil Pangan Murah Akan Ditambah 44 Unit

“Yang terpenting, masyarakat diberikan pilihan operator telekomunikasi yang berkualitas,” katanya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Sehingga bila operator ingin meningkatkan tarif, maka sudah seharusnya meningkatkan kualitas layanan dan kecepatan internetnya.

“Untuk itu, saya mendorong seharusnya ada tambahan capital tiap perusahaan telekomunikasi untuk meningkatkan kualitas internet,” imbaunya.

Saat ini operator di Indonesia memang menerapkan tarif termurah. Namun kualitas yang diberikan juga berbeda bila dibandingkan dengan operator di luar negeri, seperti Malaysia, Singapura dan negara di Asia Tenggara lainnya.

Baca juga : Peluang Tim Garuda Lolos Terbuka Lebar

“Kekhawatiran lainnya, kalau tarif dinaikkan, yang mengalami kerugian adalah konsumen. Mereka harus membayar dengan tarif yang lebih mahal,” ingat Nailul. IMA

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Kamis, 21 November 2024 dengan judul "Perang Tarif Internet Sudah Tidak Sehat Dirut Telkom Usul Ada Tarif Batas Atas-Bawah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense