RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat di posisi Rp 15.856 per dolar AS pada Kamis (28/11/2024). Rupiah menguat 0,50 persen dibanding perdagangan sebelumnya Rp 15.935
Di kawasan Asia, mata uang bergerak bervariasi. Peso Filipina menguat 0,01 persen, baht Thailand 0,06 persen, ringgit Malaysia 0,08 persen, dan yuan China 0,03 persen. Sementara itu, won Korea Selatan melemah 0,17 persen, dolar Singapura turun 0,10 persen, yen Jepang minus 0,21 persen, dan dolar Hong Kong turun tipis 0,01 persen.
Baca juga : Trump Mau Naikkan Tarif Impor, Rupiah Tergelincir Ke Rp 15.930
Mata uang negara maju juga menunjukkan tren serupa. Poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, euro Eropa minus 0,10 persen, dan franc Swiss turun 0,14 persen. Di sisi lain, dolar Australia menguat 0,12 persen dan dolar Kanada naik 0,13 persen.
Analis Pasar Keuangan, Lukman Leong mengatakan, penguatan ini seiring dengan melemahnya dolar AS akibat perkembangan geopolitik global dan data ekonomi terbaru dari AS. Salah satunya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah.
Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 15.870 Per Dolar AS
Dia memproyeksikan,rupiahberada di kisaran Rp 15.800 hingga Rp 15.950 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.