Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat ke posisi Rp 15.870 per dolar AS pada awal perdagangan Senin (25/11/2024). Rupiah naik 0,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 15.875 per dolar AS seiring tren positif yang melanda mata uang Asia dan negara maju.
Mata uang di kawasan Asia menunjukkan performa solid, dengan won Korea Selatan memimpin penguatan sebesar 0,60 persen. Disusul oleh yen Jepang yang naik 0,67 persen, serta baht Thailand, ringgit Malaysia, dan peso Filipina masing-masing menguat 0,18 persen, 0,13 persen, dan 0,08 persen.
Baca juga : Harga Emas Pagi Ini Di Posisi Rp 1.539.000 Per Gram
Mata uang dolar Singapura menguat 0,29 persen, sementara yuan China dan dolar Hong Kong masing-masing naik 0,03 persen, mencerminkan optimisme di pasar regional.
Mata uang negara maju juga mencatat penguatan. Euro Eropa naik 0,56 persen, diikuti oleh dolar Australia yang menguat 0,53 persen, serta poundsterling Inggris dengan kenaikan 0,51 persen. Sementara itu, dolar Kanada dan franc Swiss menguat masing-masing 0,26 persen dan 0,43 persen.
Baca juga : Jumat Pagi, Rupiah Naik Tipis Ke Rp 15.923
Menurut Pengamat Pasar Keuangan, Ariston Tjendra, penguatan rupiah dipengaruhi oleh optimisme pasar terhadap perkembangan ekonomi global, khususnya Amerika Serikat. Selain itu, penunjukan calon menteri keuangan baru di kabinet Donald Trump juga dianggap memberikan angin segar ke pasar keuangan global.
Ariston memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp 15.820 hingga Rp 15.900 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya