BREAKING NEWS
 

Upah Minimum Tahun 2025 Naik 6,5 Persen

Pemerintah Kerek Daya Beli Masyarakat Kelas Menengah

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Minggu, 8 Desember 2024 07:00 WIB
Ilustrasi UMP. (Foto: SHUTTERSTOCK/MAHA CREATIVE HUB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menaikkan Upah Minimum Nasional (UMN) sebesar 6,5 persen pada tahun 2025. Kenaikan ini untuk mendongkrak daya beli masyarakat kelas menengah.

“Awalnya, Menteri Ketena­gakerjaan mengusulkan kenai­kan sebesar 6 persen. Namun, setelah berdiskusi dengan per­wakilan buruh, kami sepakat menaikkan upah minimum men­jadi 6,5 persen,” kata Presi­den Prabowo Subianto setelah rapat terbatas Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jumat (29/11/2024).

Kenaikan ini juga mencakup pengaturan upah sektoral yang akan ditentukan oleh Dewan Pengupahan di tingkat provinsi, kota dan kabupaten, sesuai dengan ketentuan yang diatur da­lam Peraturan Menteri Ketena­gakerjaan (Permenaker).

Baca juga : Banyak Perempuan Alami Kekerasan Fisik Dan Seksual

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan ini untuk meningkatkan daya beli masyarakat kelas menengah. Diharapkan dapat memperkuat ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

“Ini langkah awal untuk meningkatkan daya beli kelas me­nengah. Pemerintah harus mem­perkuat struktur ekonomi nasional. Salah satunya melalui peningkatan belanja kelompok kelas menengah,” ujar Airlangga di Jakarta.

Airlangga mengatakan, kel­ompok kelas menengah memi­liki peran penting dalam men­dorong konsumsi, faktor utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca juga : Mega-Bukilic Terus Menyala

“Dengan menjaga daya beli kelas menengah, kita dapat memperkuat perekonomian In­donesia,” katanya.

Menurutnya, rata-rata penda­patan masyarakat Indonesia berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 9 juta per bulan, dengan pen­geluaran bulanan yang juga be­rada pada kisaran yang sama.

“Pengeluaran terbesar berada pada angka Rp 5 juta sebulan, yang menjadi dasar keputusan Presiden menaikkan upah peker­ja di sektor formal,” jelasnya.

PDB Bakal Meningkat

Baca juga : The Blues Siap Tempur

Direktur Eksekutif Center for Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, kenaikan UMN sebe­sar 6,5 persen pada 2025 akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia.

Adsense

Berdasarkan kajian Celios, ke­naikan tersebut diperkirakan dap­at meningkatkan output ekonomi sebesar Rp 107,1 triliun.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense