Sebelumnya
Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryopratomo menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Fokus pembangunan akan diarahkan pada transformasi ekonomi digital, percepatan ekonomi hijau dan penguatan integrasi regional melalui kolaborasi internasional.
“Target ini bukan sekadar tujuan, tetapi juga seruan untuk bertindak. Membawa Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi di tengah dinamika global melalui langkah-langkah strategis yang mendorong kemajuan bangsa,” kata Dubes Suryopratomo.
Baca juga : BPBD Siagakan 267 Petugas Di Kelurahan
Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/ BKPM, Singapura menjadi kontributor utama investasi langsung asing (FDI) di Indonesia, dengan total investasi mencapai 62,16 miliar dolar AS (sekitar Rp 986,1 triliun) pada periode 2020-September 2024.
Investasi Singapura didominasi oleh sektor industri logam (23 persen), transportasi, gudang dan telekomunikasi (16 persen), industri makanan (9 persen), perumahan, industry dan perkantoran (8 persen) serta industri kertas dan percetakan (7 persen).
Selain Singapura, Hong Kong berada di posisi kedua dengan investasi sebesar 6 miliar dolar AS, diikuti oleh China dengan 5,78 miliar dolar AS.
Baca juga : Misi Bawa Poin Penglaris
Amerika Serikat dan Malaysia masing-masing berada di urutan keempat dan kelima, dengan nilai investasi sebesar 2,82 miliar dolar AS dan 2,72 miliar dolar AS.
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menambahkan, investor akan tertarik berinvestasi jika pasar di negara tersebut mengarah pada pengembangan energi hijau atau EBT.
“Pemerintah perlu memberikan dorongan melalui insentif fiskal hijau,” ujarnya. DIR
Baca juga : Wakil Merah Putih Patok Bawa Gelar
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 9 Desember 2024 dengan judul "Hadir Di Forum Dialog 100 Pengusaha, Rosan Rayu Investor Singapura Garap EBT"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.