Sebelumnya
“Yaitu dukungan Pertamina dalam penurunan harga Avtur selama periode Desember di 19 lokasi bandar udara prioritas,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, pihaknya siap menjalankan arahan Pemerintah dalam menjaga ketahanan energi selama periode Nataru tahun ini.
Sejauh ini, perseroan secara preventif sudah mempersiapkan, memelihara dan memastikan setiap pembangkit, jaringan transmisi, jaringan distribusi dan operasi layanan pelanggan sejak jauh-jauh hari sebelum memasuki periode Nataru.
“Kami telah memetakan dan terus memonitor, kebutuhan listrik secara nasional selama periode Nataru kali ini sebesar 39 ribu MegaWatt (MW),” ungkapnya.
Baca juga : KEK Jurus Jitu Kerek Perekonomian Nasional
Untuk itu, perseroan menyiagakan seluruh pembangkit listrik dengan total daya mampu pasok sebesar 53 ribu MW.
Artinya, sambung Darmawan, dari sisi pasokan listrik sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan listrik selama periode Nataru.
Begitu juga kecukupan energi primer untuk pembangkit-pembangkit perseroan dalam status sangat aman, baik pembangkit batubara, gas, maupun diesel sampai ke daerah-daerah terisolir dan 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).
“Kami pastikan, seluruh pembangkit memiliki rata-rata HOP (Hari Operasi) di atas 23 hari,” jamin Darmawan.
Baca juga : Air Sering Mati Dan Kotor, Tagihan Bakal Melonjak
Sementara dari sisi transmisi dan distribusi, pihaknya juga sudah memastikan setiap jalur tegangan tinggi, menengah, rendah, serta gardu induk sampai gardu distribusi dalam kondisi yang sangat prima dan andal.
Menurut Darmo, sapaan Darmawan, kesiapan lainnya adalah dengan menetapkan tim khusus atau special force yang akan bersiaga selama periode Nataru (hingga 8 Januari 2025) di setiap lokasi-lokasi publik yang strategis dan vital.
Khusus pengguna kendaraan listrik, perseroan pun memproyeksikan, jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan listrik pada Nataru kali ini akan meningkat 2,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, yang sebanyak 2.723 kendaraan listrik, menjadi 6.870 kendaraan listrik pada tahun ini.
Untuk itu, perseroan telah mempersiapkan kebutuhan bagi pengguna kendaraan listrik, khususnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Baca juga : Girona Vs Liverpool, Buru Rekor Sempurna
“Kami terus menambah unit-unit SPKLU, di mana secara nasional, telah tersedia 2.490 unit SPKLU yang tersebar di 1.745 titik strategis di seluruh tanah air,” tutur Darmo. IMA
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Selasa, 10 Desember 2024 dengan judul "Penuhi Kebutuhan Libur Nataru, Pertamina Dan PLN Pastikan Ketersediaan Energi Aman"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.