RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,13 persen ke level Rp 15.965 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 15.944 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Won Korea Selatan minus 0,28 persen, baht Thailand turun 0,30 persen, serta ringgit Malaysia minus 0,34 persen.
Baca juga : Masih Loyo, Rupiah Dibuka Pada Posisi Rp 15.938
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,06 persen ke level 106,74. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,22 persen ke level Rp 16.699, terhadap poundsterling Inggris minus 0,21 persen ke level Rp 20.214, dan terhadap dolar Australia melemah 0,14 persen ke level Rp 10.147.
Analis Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong mengatakan, dolar AS kembali menguat usai data inflasi indeks harga produsen (PPI) AS yang lebih tinggi dari perkiraan.
Baca juga : Jelang Nataru, BRI Siapkan Uang Tunai Rp24,6 Triliun
"Sentimen dari AS menurunkan prospek pemangkasan suku bunga The Fed. Namun, (rupiah) mendekati level psikologis Rp 16 ribu, ada potensi Bank Indonesia (BI) akan mengintervensi," katanya, Jumat (13/12/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.900 per dolar AS sampai Rp 16.050 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.