RM.id Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) berhasil menyelesaikan tahap awal proof of concept (PoC) Rupiah Digital dalam Proyek Garuda.
Tahap ini difokuskan pada pengujian sistem wholesale cash ledger, sebagai bagian dari eksplorasi Central Bank Digital Currency (CBDC) yang diberi nama Rupiah Digital.
“Proyek Garuda merupakan inisiatif strategis Bank Indonesia untuk mengeksplorasi pengembangan Rupiah Digital. Tahap awal proof of concept ini merupakan tonggak penting untuk menguji kesiapan teknologi dan model bisnis yang mendukung pelaksanaan Rupiah Digital di masa depan,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Jumat (13/12/2024).
Baca juga : JARI 98: Kepemimpinan Kapolri Humanis Dan Berintegritas
Dalam PoC ini, Bank Indonesia menggunakan teknologi distributed ledger technology (DLT) untuk menguji interoperabilitas, keamanan, dan efisiensi sistem dalam mendukung transaksi keuangan. Proyek ini dirancang untuk memastikan bahwa teknologi yang digunakan mampu memenuhi kebutuhan model bisnis wholesale Rupiah Digital sekaligus menjamin keandalan transaksi di sistem pembayaran yang ada.
“Hasil pengujian menunjukkan bahwa solusi teknologi berbasis DLT mampu memenuhi seluruh skenario uji yang dirancang, baik dari aspek bisnis maupun teknis. Ini menjadi bukti kesiapan sistem untuk mendukung pengembangan Rupiah Digital di masa mendatang,” jelas Ramdan.
Proyek Garuda dimulai pada 2022 melalui tiga tahapan awal: white paper, consultative paper, dan laporan konsultasi publik. PoC ini merupakan kelanjutan dari tahapan tersebut dan menjadi elemen krusial dalam eksplorasi inovasi, pengayaan ide, serta validasi konsep yang telah dirumuskan sebelumnya.
Baca juga : Telkom Gandeng Alibaba Cloud Perkuat Ekosistem Digital
“Setiap tahapan teknologi yang kami uji dirancang secara mendalam untuk memastikan bahwa Rupiah Digital dapat menghadirkan layanan keuangan yang efisien, aman, dan andal bagi ekosistem keuangan Indonesia,” tambah Ramdan.
Keberhasilan PoC tahap awal ini menjadi pijakan penting bagi pengembangan aspek teknis dan bisnis di masa mendatang. Bank Indonesia juga merilis laporan PoC sebagai bentuk transparansi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam proses desain Rupiah Digital.
“Keterbukaan melalui laporan PoC ini menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus melibatkan berbagai pihak dalam eksplorasi desain Rupiah Digital. Langkah ini juga menjadi bagian dari visi kami menciptakan ekosistem keuangan yang adaptif terhadap teknologi di era digital,” tutup Ramdan.
Baca juga : Melemah Lagi, Rupiah Dekati Rp 16.000
Rupiah Digital diharapkan dapat memperkuat sistem pembayaran nasional, meningkatkan efisiensi transaksi, serta menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia seiring perkembangan teknologi global. Proyek Garuda menjadi wujud nyata transformasi digital Bank Indonesia dalam menghadapi tantangan dan peluang masa depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.