BREAKING NEWS
 

3 Juta Orang Bakal Naik Kapal, Ini Strategi ASDP Saat Nataru

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 17 Desember 2024 21:21 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan peningkatan penumpang signifikan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Total penumpang mencapai 3,07 juta orang atau naik 4,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara, kendaraan diperkirakan mencapai 769.258 unit, meningkat 7,1 persen.

Untuk mendukung ini, ASDP telah menyiapkan 14.975 trip kapal, naik 14,3 persen dari tahun lalu.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo menilai pentingnya kesiapan layanan dan operasional menyeluruh untuk memastikan angkutan penyeberangan berjalan lancar.

Baca juga : Personel TNI Dan Polri Siap Amankan Nataru

Heru mengaku telah melakukan langkah mitigasi untuk menghadapi lonjakan ini, baik dari sisi armada maupun fasilitas di pelabuhan.

"Selain itu, kami juga terus memantau kondisi cuaca melalui koordinasi dengan BMKG untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan," kata Heru dalam konferensi pers 'Kesiapan Layanan Angkutan Nataru 2025', di Jakarta, Selasa (17/12/2024).

Heru mengungkapkan, manajemen telah memastikan seluruh armada kapal dalam kondisi prima melalui pemeriksaan rutin.

Adsense

Di pelabuhan, berbagai fasilitas ditingkatkan, seperti perluasan area parkir, penambahan loket informasi, dan peningkatan fasilitas umum.

Baca juga : Kemenhub Kandangin Bus Nggak Laik Operasi Saat Nataru

Untuk mendukung kelancaran operasional, ASDP juga memperkuat sistem e-ticketing Ferizy dengan peningkatan kapasitas server untuk mengantisipasi lonjakan pembelian tiket online.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, mengingatkan pengguna jasa untuk memanfaatkan aplikasi Ferizy dan membeli tiket lebih awal.

"Ferizy memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam pemesanan tiket, sehingga pengguna jasa dapat menghindari antrean panjang dan memastikan perjalanan mereka berjalan lancar," kata Shelvy.

Direktur Operasi dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Rio Theodore Natalianto Lasse mengatakan, lintasan Merak-Bakauheni menjadi salah satu titik fokus karena kendaraan yang masuk lebih banyak di area tersebut.

Baca juga : Bukan Orang Baru di KPK, Ini Profil Setyo Budiyanto

ASDP telah menyiapkan dua pelabuhan untuk mengurai kepadatan penumpang, yakni Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan BBJ Bojonegara.

Untuk antisipasi antrean panjang di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni, ASDP akan menerapkan sistem penundaan (delaying system) melalui penyediaan titik zona penyangga (buffer zone) di rest area menuju pelabuhan.

Untuk arah menuju Pelabuhan Merak terdapat Rest Area KM.43, KM.68, Lahan Munic, dan Cikuasa Atas.

"Sedangkan untuk arah Pelabuhan Bakauheni meliputi Rest Area KM.87B, KM.67B, KM.49B, KM.33B, KM.20B, Jalur Arteri Gayam, Kantor Lama Balai Karantina Pertanian, RM Gunung Jati," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense