BREAKING NEWS
 

Gandeng Noovoleum, Pertamina Ajak Masyarakat Tukar Minyak Jelantah Jadi Rupiah

Reporter & Editor :
FAZRY
Minggu, 22 Desember 2024 10:40 WIB
(Dari kiri ke kanan): Arya Suprihadi (Direktur Keuangan PT Pertamina Patra Niaga), ⁠⁠Denia Isetianti Pratama (Founder Cleanomic), Olivier Biot (CTO noovoleum), ⁠⁠Philippe Micone (CEO noovoleum), ⁠⁠Riva Siahaan (Direktur Utama PPN), ⁠⁠Mars Ega Legowo Putra (Direktur Pemasaran Regional PPN), ⁠Harsono Budi Santoso (Direktur Perencanaan & Pengembangan Bisnis PT Pertamina Patra Niaga), ⁠⁠Lumiel Fritz Manurung (Manager Business Development PT Pertamina Patra Niaga) pada acara MyPertamina Fair di Istora Senayan (21/12).

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam upaya mendorong ekonomi sirkular dan keberlanjutan energi, Noovoleum bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga meluncurkan program inovatif yang memungkinkan masyarakat menukarkan minyak jelantah menjadi rupiah. Program ini terintegrasi melalui aplikasi UCOllect dan MyPertamina.

Peresmian kerja sama dilakukan dalam acara MyPertamina Fair di Istora Senayan, Jakarta pada 21 Desember-22 Desember 2024.

Inisiatif ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah sembarangan serta mendukung pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia, sesuai target pemerintah untuk mencapai 23 persen Energi Baru Terbarukan (EBT) pada tahun 2025.

Minyak jelantah yang dikumpulkan secara aman menggunakan UCOllect Box akan diolah oleh Pertamina Patra Niaga menjadi Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bioavtur. Salah satu inovasi bahan bakar hijau terkini.

Baca juga : Komitmen Keberlanjutan, Kilang Pertamina Internasional Siap Olah Minyak Jelantah

Saat ini, sekitar 90 persen minyak jelantah di Indonesia belum dikelola dengan baik, dan banyak masyarakat yang belum menyadari dampak negatif dari pembuangan jelantah maupun nilai ekonomisnya.

"Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperluas akses bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan edukasi mengenai manfaat ekonomi bagi individu dan komunitas,” kata CEO Noovoleum Philippe Micone dalam keterangan tertulis perusahaan, Minggu (22/12/2024).

Adsense

Ia menambahkan bahwa setiap penyetoran jelantah ke UCOllect Box berarti kontribusi terhadap pengadaan energi terbarukan.

Melalui program MyPertamina, masyarakat dapat menyetorkan minyak jelantah di lebih dari 100 lokasi UCOllect Box, yang direncanakan akan meningkat menjadi lebih dari 1.000 lokasi pada tahun 2025.

Baca juga : Perkuat Bisnis Non Fuel, Pertamina Retail Buka Bright Cafe di Balikpapan

Proses penyetoran mudah dilakukan dengan mendaftar di aplikasi UCOllect, kemudian membawa jelantah ke lokasi terdekat dan melakukan pemindaian QR untuk mendapatkan insentif dalam bentuk rupiah.

“Melalui program ini, kami mengajak masyarakat untuk mendaur ulang minyak jelantah agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel,” jelas CEO Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan.

Riva mengatakan, Pertamina Patra Niaga akan membeli minyak jelantah yang dikumpulkan di UCOllect Box.

Lokasi pengumpulan akan tersebar di beberapa SPBU, bank sampah mitra CSR Pertamina, dan Rumah Sakit IHC di wilayah Jabodetabek.

Baca juga : 67 Tahun Energi Pertamina untuk Masyarakat Indonesia

Dengan diluncurkannya program ini, Noovoleum dan Pertamina Patra Niaga mengajak seluruh masyarakat, terutama rumah tangga, UMKM, dan sektor kuliner, untuk mulai mengumpulkan minyak jelantah demi menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

"Kami bekerja sama dengan UCOllect sebagai mitra proyek dan mengintegrasikan program ini melalui aplikasi MyPertamina,” pungkas Riva.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense