Dark/Light Mode

Gandeng SDN 5 Sukmajaya, Pengmas UI Atasi Masalah Sampah di Kota Depok

Jumat, 29 November 2024 16:54 WIB
Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) terus berupaya mengatasi permasalahan sampah di Kota Depok. (Foto: Istimewa)
Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) terus berupaya mengatasi permasalahan sampah di Kota Depok. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) terus berupaya mengatasi permasalahan sampah di Kota Depok, Jawa Barat.

Menurut Pengmas FISIP UI yang diketuai Annisah, permasalahan sampah di Kota Depok menjadi ancaman serius.

"Karenanya kami merancang program edukasi peduli lingkungan pada anak-anak yang dilakukan di SDN Sukmajaya 5 Depok," kata Annisah, dalam keterangannya, Jumat (29/11/2024).

Annisah menambahkan, dibutuhkan intervensi sosial untuk melakukan perubahan perilaku pada seluruh masyarakat.

Dia meyakini intervensi sosial akan semakin efektif ketika dilakukan sejak dini.

"Edukasi dan pelatihan perlu diberikan untuk anak-anak yang masih berusia sekolah. SDN Sukmajaya 5, Depok dipilih sebagai tempat kegiatan karena sekolah tersebut telah menjadi Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Depok dan akan berproses menuju tingkat Provinsi Jawa Barat," ujar Annisah.

Baca juga : Patra Jasa Gelar Sosialisasi Atasi Masalah Stunting Di Kota Bandung

Dia berharap para Duta Adiwiyata SDN Sukmajaya 5 dapat menjadi agen perubahan di masyarakat. Terutama menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah.

"Untuk mencapai tujuan ini, Tim Pengmas FISIP UI berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UI melalui Program Karya Kita," ucap Annisah.

Menurutnya, Tema Karya Kita yaitu 'Bersama Jaga, Bumi Kita' yang mengkampanyekan dan mengajak seluruh warga sekolah untuk menjaga lingkungan.

Lebih lanjut Annisah mengatakan, program ini menggunakan metode pemasaran sosial untuk perubahan perilaku para siswa dan siswi agar lebih peduli terhadap lingkungan melalui kampanye dan kegiatan yang interaktif, edukatif, serta kreatif.

"Proses implementasi program edukasi lingkungan ini berlangsung selama empat minggu di bulan September 2024 dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti Belajar Bareng Lingkungan, School Clean-Up Day, serta Lomba Poster dan Menghias Pot," beber Annisah

Dalam pelaksanaannya, seluruh pihak terkait termasuk orang tua siswa SDN 5 Sukmajaya Depok saling bekerja sama untuk mencapai hasil yang maksimal.

Baca juga : Kaesang Dukung Wenny-Michael Jadi Wali Kota Tomohon

"Program pengmas memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus berkontribusi dalam pencapaian indikator 12 dari Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab," papar Annisah.

Ia berharap, materi dan edukasi yang telah diberikan oleh pihaknya dapat bermanfaat dan berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan sekolah yang asri dan bersih.

"Para Duta Adiwiyata SDN Sukmajaya 5 memiliki karakter cinta dan peduli lingkungan di mana mereka berada, serta dapat menularkannya kepada lingkungan di sekitar mereka," jelas dia.

Sekadar informasi, dalam kegiatan ini Tim Pengmas FISIP UI merancang berbagai kegiatan. Misalnya Belajar Bareng Lingkungan yang dilaksanakan selama dua kali, yaitu pada tanggal 7 dan 14 September 2024.

Kegiatan ini menggunakan konsep Training of Trainer yang menggunakan komik, infografis, video, dan papan interaktif sebagai metode pengajaran.

Pada tanggal 21 September, kegiatan School Clean-Up Day dilaksanakan yang berfokus pada aksi siswa dan siswi SDN Sukmajaya 5 Depok dalam menjaga lingkungan di sekitarnya, sekaligus memperingati World Clean-Up Day.

Baca juga : Arfi Siap Benahi Pengelolaan Sampah Di Kota Bandung

Kegiatan terakhir yaitu Lomba Poster dan Menghias Pot sebagai bentuk kampanye kepada para siswa SDN Sukmajaya 5 Depok untuk berperilaku ramah lingkungan.

Poster digunakan para Duta Adiwiyata dalam memberikan edukasi untuk para siswa. Pot yang dihasilkan kemudian digunakan sebagai media untuk menanam.

Secara keseluruhan, program ini sudah terlaksana dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari para pihak terkait.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.