Sebelumnya
Outlook Bank Dunia pada Desember 2024 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1 persen untuk 2024. Dan meningkat menjadi 5,2 persen pada 2025.
Ekonom senior Ryan Kiryanto optimistis ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih tinggi, terutama setelah pembatalan PPN12 persen untuk barang konsumsi.
“Dengan asumsi kenaikan PPN1 persen saja, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 5 hingga 5,2 persen. Namun, dengan pembatalan ini, pertumbuhan bisa mencapai 5,5 persen atau lebih,” ujar Ryan, Jumat (3/1/2025).
Baca juga : BNI Akan Optimalkan Dana Murah Via Ekspansi Digital
Ryan menambahkan, daya beli masyarakat yang terjaga, ditambah PMI manufaktur yang kembali ke level ekspansif, menjadi indikator positif dunia usaha.
Namun, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi global, seperti ketegangan di Timur Tengah, kebijakan proteksionis Amerika Serikat dan perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS).
“Faktor-faktor ini perlu diantisipasi agar tidak berdampak buruk pada perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Baca juga : Program Sekolah Gratis Dipatok Jalan Tahun Ini
Pada 2025, Ryan juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial, politik dan ekonomi di Indonesia.
“Tahun ini akan menjadi ujian bagi dunia dalam menghadapi ketidakpastian. Indonesia harus siap dengan kebijakan yang tepat untuk menjaga ketahanan ekonomi,” katanya.
Dengan kebijakan fiskal yang bijak, stabilitas sosial-politik, dan penguatan daya saing, 2025 diharapkan menjadi tahun yang membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik. NOV
Baca juga : Liverpool Vs Manchester United, Setan Merah Diprediksi Keok
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Minggu, 5 Januari 2025 dengan judul "PPN 12 Persen Hanya Untuk Barang Mewah, Prospek Ekonomi RI 2025 Semakin Cerah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.