BREAKING NEWS
 

Optimalkan Penyerapan Hasil Produksi

MIND ID Perlu Sinergi Dengan Industrialisasi

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Senin, 13 Januari 2025 07:05 WIB
Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Dia menggarisbawahi perlunya kolaborasi strategis antara sektor pertambangan dan sektor manufaktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Sayangnya, mohon maaf kalau salah, yang saya dengar malah industrialisasi di Indonesia menurun. Khususnya di sektor yang bisa memanfaatkan bahan baku dari dunia pertambangan,” ucapnya.

Meski demikian, pihaknya berkomitmen terus menggandeng para pemangku kepentingan demi mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi secara berkelanjutan.

Karena itu, dia mengharapkan ada kolaborasi strategis antara sektor pertambangan dengan sektor industri manufaktur.

Baca juga : Berjumlah 1 Juta Agen, Ini Dampak Ekonomi Dan Sosial Keberadaan AgenBRILink Milik BRI

“Jadi, kami bisa membawa manfaat yang lebih besar bagi tumbuhnya perekonomian nasional,” harapnya.

Menanggapi ini, pengamat ekonomi sektor energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi berpendapat, hilirisasi yang dilakukan MIND ID patut diapresiasi. Sebab, pembangunan smelter di beberapa wilayah sudah mulai menghasilkan produk.

“Hilirisasi yang telah dilakukan ini merupakan tahap smelterisasi. Hasil produknya merupakan turunan pertama, turunan kedua, lalu dijual,” kata Fahmy kepada Rakyat Merdeka, Minggu (12/1/2025).

Fahmy menyarankan, MIND ID tetap harus membentuk ekosistem yang saling terkait antara hasil produksi dengan industri yang dapat menyerapnya.

Baca juga : Yang Hambat Investasi Siap-siap Kena Sanksi

Misalnya, PT Timah menghasilkan suatu produk, maka harus ada industri lain yang bisa menyerapnya agar bisa menghasilkan produk selanjutnya.

Fahmy melihat, produk-produk turunan yang dihasilkan MIND ID Group, pasarnya memang belum terlalu besar di Indonesia. Kalaupun bisa diekspor, juga harus dilihat sebesar apa kebutuhan produk itu di pasar luar negeri.

“Inilah pentingnya membentuk ekosistem itu. Kalau sudah terbentuk, pasti terserap kok hasil produk hilirisasinya,” katanya.

Bahkan, imbuh Fahmy, pembentukan ekosistem ini juga harus menjadi perhatian Pemerintah. Jangan sampai hilirisasi industri pertambangan ini tak sejalan dengan industri pendukungnya, seperti manufaktur.

Baca juga : Jalani Hidup Sehat, Pakai Masker Dan Cuci Tangan

Termasuk memberikan kemudahan aturan soal investasi. Tujuannya agar investor asing yang mau masuk ke Indonesia membangun pabrik untuk menyerap hasil produk pertambangan tersebut.

“Makanya, blueprint soal hilirisasi dari hulu ke hilir ini juga penting. Jangan sampai, perusahaan sudah masuk ke tahap hilirisasi tapi malah merugi,” warning-nya. IMA

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Senin, 13 Januari 2025 dengan judul "Optimalkan Penyerapan Hasil Produksi, MIND ID Perlu Sinergi Dengan Industrialisasi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense