Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Akibat Kebakaran Los Angeles, Amerika Rugi 2.400 Triliun
Minggu, 12 Januari 2025 08:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kebakaran dahsyat yang melanda Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), mencatatkan sejarah paling buruk di Negeri Paman Sam itu. Sebab, kebakaran yang terjadi sejak Selasa (7/1/2024) ini, mencatatkan kerugian 135 miliar-150 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 2.400 triliun.
Sampai Jumat (10/1/2024), jumlah korban tewas bertambah 1 menjadi 11 orang. Kemungkinan jumlah korban akan bertambah mengingat petugas masih melakukan evakuasi.
Jumlah warga yang telah dievakuasi 153.000 orang. Pemerintah AS juga mengimbau kepada penduduk sekitar yang jumlahnya 166.800 orang itu, segera mengevakuasi secara mandiri.
Pemerintah AS juga telah menetapkan keadaan darurat kesehatan. Pasalnya, kebakaran menimbulkan kepulan asap yang berakibat pada gangguan pernapasan. Pemerintah AS juga memberlakukan jam malam di semua zona evakuasi.
Meski mencekam, petugas pemadam kebakaran mulai berhasil mengendalikan dua kebakaran besar di sisi timur dan barat Los Angeles pada Jumat (10/1/2024). Petugas juga melaporkan kemajuan menangani kebakaran Palisades di sisi barat kota dan serta kebakaran Eaton di kaki bukit timur Los Angeles
Baca juga : Hasto Ajukan Pra Peradilan
Pemadaman berhasil dilakukan setelah angin kencang yang memperburuk kebakaran beberapa hari terakhir mereda.
Lalu, berapa kerugian yang menimpa AS dari kejadian ini? Berdasarkan hitungan mutakhir AccuWeather, perusahaan media cuaca dan big data, kebakaran di Los Angeles merugikan AS antara 135 miliar-150 miliar dolar AS. Jika dirupiahkan setara Rp 2.400 triliun.
Hal tersebut disampaikan Manajer Humas AccuWeather, Bill Wadell di akun X-nya, @BillWadell seperti dikutip, Sabtu (11/1/2024).
Padahal, AccuWeather sebelumnya hanya memperkirakan kerugian di kisaran 52 miliar-57 miliar dolar AS atau Rp 922 triliun. Namun, berdasarkan analisa dari para ahli meteorologi, angin kencang meningkatkan risiko meluasnya kebakaran.
Presiden AS Joe Biden mengatakan, jumlah korban tewas akibat kebakaran Los Angeles bisa bertambah. Sebab, hingga kini masih banyak orang yang belum ditemukan. “Apakah itu secara signifikan atau tidak, kami belum tahu. Masih banyak orang yang belum ditemukan. Kami tidak tahu di mana mereka berada,” kata Biden dikutip dari Sputnik.
Baca juga : Pemerintah Mau Capai Swasembada Pangan
Menyoal kerugian, Biden enggan memperkirakannya. Dia lebih memilih menunggu perhitungan pasti. “Kami ingin memastikan mendapatkan perkiraan biaya kerugiannya,” ucap dia.
Gubernur California, Gavin Newsom mengundang Presiden AS terpilih, Donald Trump, untuk terjun langsung ke lapangan dan membantu masyarakat. Hal itu merespons cuitan Trump yang menuding Gavin jadi biang keladi bencana kebakaran karena lalai merawat hidran dan mengalihkan air untuk perlindungan ikan.
Menurut Gavin, ratusan ribu orang AS yang mengungsi saat ini merasa was-was dengan masa depannya karena kehilangan rumah. Oleh karena itu, Pemerintah wajib bekerjasama dan mengedepankan kepentingan warganya.
“Saya ingin dia melawat dan memahami dampak bencana apa yang terjadi kepada orang Amerika di sini. Saya tidak ingin mempolitisasi bencana. Saya ingin semua orang fokus berkolaborasi antara eksekutif di Washington dan negara California untuk membangun kembali masyarakat yang telah benar-benar hancur,” kata Gavin di media sosial X miliknya @GavinNewsom.
Berdasarkan informasi Pemerintah setempat, kebakaran terparah terjadi di 6 wilayah Los Angeles, yaitu Palisades dengan luas lahan terbakar mencapai 21.595 hektar, Eaton 14.117 hektar, Kenneth 1.052 hektar, Hurst 771 hektar, Lidia 395 hektar dan Archer 19 hektar. Selain itu, kebakaran juga menjalar ke negara bagian Oregon. Yaitu Lane dengan luas lahan terbakar mencapai 25.951 hektar dan Horton 8.337 hektar.
Baca juga : Kongres Ke-6 PDIP Diusulkan Di Solo
Diketahui, kebakaran ini turut membuat para pesohor Hollywood menjadi korban. Banyak dari mereka yang kehilangan rumah dan mobil mewahnya. Seperti selebriti terkenal Hollywood Jennifer Aniston, Bradley Cooper, Tom Hanks, Reese Witherspoon, Adam Sandler, Michael Keaton, Paris Hilton, Adam Brody, Anthony Hopkins, Miller Teller, dan Anna Faris.
Melalui akun Instagram pribadinya, @parishilton, Paris Hilton menyampaikan bahwa rumahnya, yang terletak di tepi Pantai Malibu, turut jadi korban dan hangus terbakar. Ia mengaku menyaksikan langsung rumahnya terbakar habis.
“Saya sangat berduka untuk mereka yang masih dalam bahaya atau tengah merasakan kehilangan yang lebih besar. Kerusakan ini tidak bisa dibayangkan,” tulisnya. [BYU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya