BREAKING NEWS
 

Sulap Lahan Tandus Jadi Tanaman Energi, PLN EPI dan Kementan Hijaukan Brebes

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Senin, 20 Januari 2025 21:37 WIB
Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan energi, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) memulai program penanaman tanaman energi di Desa Kamal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Jumat (17/1).

 Sebelumnya 
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Muhammad Furqan, menyatakan dukungan penuh atas program ini.

Menurutnya, Desa Kamal memiliki potensi besar untuk pertanian terpadu, termasuk tanaman jagung yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan sekaligus biomassa energi.

Baca juga : Kontraktor Minyak Dan Gas Diminta Tingkatkan Produksi

"Tanaman seperti gamal dan indigofera tidak hanya bermanfaat untuk biomassa energi, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani," kata Furqan.

Ia optimistis program ini dapat membantu menurunkan angka kemiskinan di Brebes, yang saat ini berada di angka 15 persen.

Baca juga : Perayaan Hari Ibu dan HUT PIKK 2024, PLN EPI Gelar Seminar Mental Sehat

Dampak Ekonomi dan Energi Hijau

Program Sistem Pertanian Terpadu Tanaman Energi (SPT2E) ini diharapkan mampu mendukung transisi energi hijau sekaligus mendorong ekonomi kerakyatan.

Baca juga : Legislator Ingatkan Pemerintah Jamin Kelancaran Dan Kenyamanan Nataru

Melalui sinergi lintas sektor, PLN EPI, Kementan, dan masyarakat setempat berharap inisiatif ini dapat menjadi model keberhasilan yang diterapkan di berbagai wilayah Indonesia.

“Semoga kegiatan perdana ini menjadi awal yang berkah dan dapat diperluas ke daerah lainnya,” tutup Anita.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense