Dark/Light Mode

Wujudkan Swasembada Energi

Kontraktor Minyak Dan Gas Diminta Tingkatkan Produksi

Rabu, 8 Januari 2025 07:15 WIB
Sekretaris Fraksi Golkar DPR Mukhtarudin. (Foto: Dok. DPR)
Sekretaris Fraksi Golkar DPR Mukhtarudin. (Foto: Dok. DPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan sepakat produksi minyak dan gas (migas) mesti ditingkatkan dengan mengoptimalkan intervensi teknologi dan proses untuk meningkatkan eksplorasi. Sebab, hanya dengan meningkatkan lifting migas, Indonesia bisa mencapai swasembada energi.

Untuk itu, Sekretaris Fraksi Golkar DPR Mukhtarudin mendesak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) fokus meningkatkan lifting migas. “Terus juga sumur-sumur tentu dioptimalkan dengan intervensi teknologi guna tingkatkan eksplorasi,” tutur Muktarudin, Selasa (7/1/2025).

Politisi Dapil Kalimantan Tengah ini mengingatkan, tiga puluh tahun lalu, lifting migas dapat mencapai 1,6 juta barel per hari dengan konsumsi tidak lebih dari 600-700 ribu barel per hari. Namun sayangnya, saat ini lifting migas malah menurun, sampai tinggal 600 ribu barel per hari, dengan konsumsi 1 juta barel per hari.

“Kondisi inilah yang membuat Pak Menteri (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM, Bahlil Lahadalia) selalu tegas ke KKKS dalam rangka pening­katan lifting migas kita,” imbuh Mukhtarudin.

Baca juga : Hak Penerima KJP Dan KJMU Akan Dipulihkan

Fraksi Golkar Senayan, tegasnya, terus mendukung program Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemandirian energi nasional. “Ya, salah satu cara mewujudkan keinginan Presiden Prabowo adalah melalui peningkatan lifting minyak. Ini dipercaya bisa buat Indonesia swasembada energi,” bilangnya.

Mukhtarudin melanjutkan, ke­mandirian energi nasional tidak hanya akan memperkuat posisi Indonesia di pasar global, tetapi juga memberikan manfaat lang­sung bagi peningkatan pereko­nomian nasional. “Harapannya, semakin lifting kita makin naik, maka ini juga akan berkontri­busi kepada pendapatan negara sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan,” tegasnya.

Anggota Komisi XII DPR ini juga memberikan apresiasi atas kerja-kerja Pemerintah dalam menjaga pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hasil pantauan DPR, pasokan BBM secara nasional aman dan lancar, serta tidak mengalami kendala dalam distribusi.

“Ya, tentu kita apresiasi ke­pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pertamina, Badan Pengatur Hulu (BPH) Migas, termasuk juga PLN terkait Nataru ini. Karena pasokan BBM lancar dan tidak ada kendala hampir di seluruh wilayah Indonesia” tuturnya.

Baca juga : Tottenham Vs Liverpool, Menang Harga Mati

Mukhtarudin juga mengapresiasi kerja PT PLN (Persero) menjaga ketersediaan dan kepas­tian pasokan listrik selama Na­taru. Selama Nataru, listrik tetap berjalan lancar guna mendukung berbagai aktivitas masyarakat selama liburan panjang kemarin.

“Alhamdulillah selama Na­taru, masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan energi rumah tangga selama perayaan Nataru,” sam­bung Mukhtarudin.

Dia juga tak lupa memberi­kan apresiasi secara khusus kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas perhatiannya untuk kelancaran pasokan BBM se-Indonesia. Menteri Bahlil tak segan-segan terjun langsung me­mastikan stok dan suplai bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Indonesia khususnya di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) tercukupi saat periode libur Nataru.

“Bahkan, Pak Menteri (ESDM) melakukan pengecekan sampai ke beberapa provinsi di bagian timur Indonesia guna me­mastikan kesiapan pasokan BBM menjelang dan selama Nataru terutama dalam hal ketersediaan energi dan penanggulangan ben­cana,” sambungnya.

Baca juga : Bulutangkis Malaysia Open 2025, Deglo Ganyang Malaysia

Baginya, kerja-kerja yang dilakukan Menteri Bahlil ini menunjukkan kepedulian yang luar biasa tinggi bagi masyara­kat agar tetap terlayani selama Nataru. “Artinya, Pak Menteri ESDM sangat menaruh perha­tian lebih hingga memeriksa langsung kondisi di lapangan selama Nataru terkait kelancaran BBM ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan peringatan tegas kepada KKKS alias kontraktor migas terkait target produksi migas nasional. Kontraktor migas yang tidak mencapai target produksi tanpa alasan yang dapat diterima akan dikenakan sanksi. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.