Sebelumnya
Pada 2023, total perdagangan kedua negara mencapai 23,2 miliar dolar AS. Ekspor Indonesia ke Malaysia tercatat sebesar 12,5 miliar dolar AS. Sedangkan impor dari Malaysia mencapai 10,8 miliar dolar AS. Dengan demikian, Indonesia mencatat surplus sebesar 1,7 miliar dolar AS.
“Pertumbuhan nilai perdagangan kedua negara dalam lima tahun terakhir (2019–2023) tercatat mencapai 13,8 persen,” jelas Budi.
Baca juga : Serem, Ada Puskesmas Yang Gedungnya Miring
Komoditas ekspor nonmigas utama Indonesia ke Malaysia antara lain bahan bakar mineral, lemak dan minyak nabati, kendaraan, besi, baja dan tembaga. Sementara itu, komoditas impor nonmigas utama dari Malaysia meliputi reaktor nuklir, mesin dan peralatan mekanis, plastik, bahan kimia organik, serta besi dan baja.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Zafrul mengundang Mendag Budi untuk menghadiri ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat yang akan digelar di Johor Bahru, Malaysia, pada Februari 2025.
Baca juga : Si Ular Besar Siap Lahap Partenopei
“Pertemuan hari ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama baru. Sekaligus memperkuat hubungan yang sudah terjalin erat antara Malaysia dan Indonesia,” ujar Zafrul.
Pertemuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada hubungan dagang kedua negara, sekaligus menjadi langkah strategis untuk mendukung stabilitas ekonomi kawasan. NOV
Baca juga : Laga Lanjutan NBA, Thunder Hentikan Blazers
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Selasa, 28 Januari 2025 dengan judul "Perkuat Kerja Sama Ekonomi Via JTIC, RI-Malaysia Akan Eksplorasi Peluang Dagang Dan Investasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.