BREAKING NEWS
 

PGE dan Pertagas Sinergi Kembangkan Energi Bersih Melalui Kajian Green Hydrogen

Reporter & Editor :
FAZRY
Jumat, 7 Februari 2025 13:40 WIB
PT Pertamina Geothermal Energy dan Pertagas memperkuat kolaborasi dalam pengembangan energi bersih melalui kajian produksi hidrogen hijau dan amonia hijau.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) dan PT Pertamina Gas (Pertagas) memperkuat kolaborasi dalam pengembangan energi bersih melalui kajian produksi hidrogen hijau dan amonia hijau.

Inisiatif ini diwujudkan dalam penandatanganan Joint Study Agreement bertajuk "Penggunaan Listrik dari Panas Bumi untuk Beyond Energy", yang menjadi bagian dari upaya Pertamina Group dalam mendukung dekarbonisasi.

Acara penandatanganan yang berlangsung di Grha Pertamina pada Rabu (5/2) dihadiri oleh Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) A. Salyadi Saputra, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Rosa Permata Sari, Direktur Proyek dan Operasi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) Norman Ginting, serta Direktur Utama dan jajaran direksi PGE dan Pertagas.

PGE, sebagai pengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi dengan kapasitas besar, berperan dalam menyediakan listrik rendah emisi yang dapat dimanfaatkan untuk produksi hidrogen hijau dan amonia hijau.

Hidrogen hijau ini berpotensi digunakan dalam berbagai sektor, terutama industri dan transportasi.

Baca juga : Perang Dagang AS-China Bisa Untungkan Indonesia, Asalkan Penuhi Syarat Ini

Sementara itu, Pertagas, sebagai perusahaan infrastruktur energi nasional yang mengelola 2.930 km pipa transmisi gas terpanjang di Indonesia, memiliki keahlian dalam pengelolaan infrastruktur yang dapat dioptimalkan untuk penyimpanan dan distribusi bahan bakar hijau tersebut.

“Kolaborasi antara PGE dan Pertagas akan mempercepat pengembangan hidrogen hijau dan amonia hijau serta menjadi landasan bagi Pertamina dalam membangun green energy hub,” ujar Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) A. Salyadi Saputra.

Ia menambahkan bahwa saat ini belum ada pemain dominan dalam industri energi hijau, sehingga Pertamina memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin dalam sektor ini.

Adsense

Direktur Utama PGE Julfi Hadi menyatakan bahwa kerja sama ini akan mengakselerasi pemanfaatan energi panas bumi sebagai solusi energi bersih untuk mendukung transisi energi nasional.

“Sinergi antara PGE dan Pertagas akan mempercepat pengembangan potensi panas bumi dan mendukung dekarbonisasi industri serta transisi energi di Pertamina Group. Ini sejalan dengan komitmen PGE sebagai pemimpin industri panas bumi dan peran Pertagas dalam membuka peluang bisnis baru bagi Pertamina sebagai green energy giant,” ungkapnya.

Baca juga : Peduli Lingkungan, Pertamina Gelar Sekolah Energi Berdikari di Bojonegoro

Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso menambahkan bahwa perusahaannya siap berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur energi hijau.

“Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memasok hidrogen hijau dan amonia hijau ke pasar domestik maupun ekspor. Inisiatif ini juga akan memperluas portofolio bisnis kedua perusahaan,” kata Gamal.

Kerja sama antara PGE dan Pertagas meliputi berbagai aspek, seperti: Pertukaran informasi teknis, kajian kelayakan proyek, evaluasi potensi pasar 

Setelah kajian teknis selesai, proyek ini akan berlanjut ke tahap studi kelayakan untuk meninjau potensi investasi, alokasi sumber daya, serta strategi implementasi.

Wilayah kerja panas bumi (WKP) yang dikelola PGE akan dipilih berdasarkan potensi optimal untuk produksi hidrogen hijau dan amonia hijau.

Baca juga : AS Vs China Kembali Perang Dagang, Indonesia Kena Getahnya?

Dengan adanya sinergi ini, PGE dan Pertagas semakin memperkuat peran Pertamina Group dalam agenda transisi energi nasional, sekaligus berkontribusi dalam pencapaian target net zero emission 2060.

Langkah ini diharapkan dapat membawa Indonesia menjadi pemain utama dalam industri energi hijau global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense