Dark/Light Mode

Gelar Munas, Aspaki Dukung Kemajuan Industri Alat Kesehatan Dan Farmasi

Rabu, 15 Januari 2025 17:02 WIB
Munas ASPAKI ke- 3 secara resmi dibuka Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Umum ASPAKI periode 2021-2024 (tengah) di Jakarta, Rabu (15/1/2025). (Foto: Dok. ASPAKi)
Munas ASPAKI ke- 3 secara resmi dibuka Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Umum ASPAKI periode 2021-2024 (tengah) di Jakarta, Rabu (15/1/2025). (Foto: Dok. ASPAKi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) mengadakan Musyawarah Nasional ke-3 yang berlangsung di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Acara ini diikuti oleh lebih dari 160 produsen alat kesehatan. Munas ASPAKI ke- 3 secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia Jenderal TNI  (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Umum ASPAKI periode 2021-2024.

Imam Subagyo mengatakan, kegiatan munas ASPAKI pada hari ini merupakan kali ketiganya yang dilaksanakan pada tahun 2025 ini. Pada 19 Agustus 2025 ini ASPAKI akan berusia 27 tahun," ujarnya.

Imam menambahkan, ASPAKI telah beranggotakan 225 Perusahaan Industri alat kesehatan yang 100 persen seluruhnya adalah produsen.

ASPAKI berkomitmen penuh untuk menjalin kerja sama dengan berbagai asosiasi alat kesehatan dalam negeri maupun luar negeri, lembaga pendidikan dan penelitian serta selalu berperan aktif dalam membangun awarenes dan branding produk alat kesehatan dalam negeri.

Baca juga : Pelaku Usaha Dukung Revisi Aturan Devisa Hasil Ekspor, Ini Alasannya

"Meningkatkan produk tersebut dengan mengadakan berbagai acara bisnis, forum bisnis meeting serta pameran baik di dalam negeri maupun di luar negeri siap menjadi mitra kerja pemerintah," ujar Imam.

Untuk mewujudkan visi tersebut lanjutnya sistem kesehatan dan industri alat kesehatan harus kompeten inilah yang menjadi landasan dan struktur organisasi dan program-program kerja ASPAKI di masa kepengurusan sekarang dan diharapkan juga menjadi landasan di kepengurusan aspaki masa mendatang.

"ASPAKI tidak hanya berjuang untuk kepentingan industri alat kesehatan saja, namun kami menjalankan amanah sebagai rakyat Indonesia," ujarnya.

Agenda Munas ASPAKI berisi pengesahan tata tertib Munas dan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus ASPAKI periode 2021-2024 oleh Ketua Umum ASPAKI.

Dalam  Laporan Pertanggung jawaban pengurus tersebut, Imam Subagyo memberi highlight beberapa pencapaian penting di masa kepengurusannya seperti masifnya kegiatan promosi anggota ASPAKI dan produknya di berbagai acara pameran dan business matching baik di dalam maupun luar negeri.

Baca juga : Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia Untuk Perjuangan Palestina

Salah satu capaian penting lain yang diberi highlight adalah meningkatnya jumlah anggota ASPAKI secara signifikan selama kurun waktu 3 tahun terakhir.  

Puncak acara Munas ASPAKI 2025 adalah pemilihan Ketua Umum ASPAKI masa bakti 2025 - 2027. Untuk itu penyelenggaraan Munas ini merupakan acara yang sangat penting bagi keberlangsungan ASPAKI, terutama karena ASPAKI merupakan satu satunya asosiasi yang beranggotakan hanya produsen alat kesehatan dengan multi kategori produk.

Sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Induk Pengembangan Nasional (RIPIN), industri alat kesehatan dalam negeri merupakan sektor industri prioritas dalam mewujudkan salah satu pilar transformasi bidang kesehatan, yaitu ketahanan kefarmasian dan alat kesehatan.

Untuk itu, peran asosiasi yang menaungi industri menjadi sangat strategis dalam upaya pembinaan dan pengembangan industri nasional sehingga industri alat kesehatan menjadi lebih kompeten dan berdaya saing.  

"Dengan adanya asosiasi, dunia usaha yang tergabung dalam asosiasi industri terus membangun sinergi dengan pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan industri," pungkas Imam.

Baca juga : Dudung Tekankan Pentingnya Kesatuan Dan Kesejahteraan Umat

Saat ini ASPAKI beranggotakan 225 industri, yang memproduksi berbagai alat kesehatan, seperti masker, jarum suntik, hospital furniture, bahan habis pakai, alat elektromedis, produk IVD (in vitro diagnostic), yang jumlah industri dan produknya terus meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan masyarakat akan alat kesehatan.

Seluruh anggota ASPAKI memiliki legalitas resmi sebagai produsen alat kesehatan, dan sebagian besar telah menerapkan dan memiliki sertifikat CPAKB (Cara Produksi Alat Kesehatan yang Baik).

Sebagian diantaranya bahkan telah mengekspor berbagai produknya ke berbagai negara.

Selain itu dalam Munas ASPAKI tahun 2025, ASPAKI memberikan penghargaan “ASPAKI PDN Heroes Award” kepada Jenderal  TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan (Ketua Dewan Ekonomi Nasional RI)  Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan RI), dan  Agus Gumiwang Kartasasmita (Menteri Perindustrian) sebagai bentuk apresiasi ASPAKI terhadap peran dan dukungan untuk kemajuan industri alat kesehatan dalam negeri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.