Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perang Dagang AS-China Bisa Untungkan Indonesia, Asalkan Penuhi Syarat Ini
Kamis, 6 Februari 2025 21:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri melihat peluang yang bisa ditangkap Indonesia dari perang dagang Amerika Serikat (AS)-China, yang kali ini dipicu pemberlakuan tarif tambahan sebesar 10 persen oleh Presiden Donald Trump.
Dia bilang, bukan tidak mungkin AS akan memindahkan basis produksinya dari China ke negara-negara yang tidak dikenakan impor tarif. Salah satunya, Indonesia.
Baca juga : Menepati Janji kepada Non-Muslim
"Tentu, Indonesia harus bisa memanfaatkan relokasi tersebut. Karena itu, kami menyampaikan kepada Bapak Presiden tentang pentingnya melakukan perbaikan iklim investasi dan kebijakan kepastian berusaha," kata Chatib dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, usai bertemu Presiden Prabowo Subianto, Kamis (6/2/2025).
Jika itu benar terjadi, lanjutnya, posisi Indonesia jelas akan diuntungkan. Basis industri China, bisa saja beralih ke Vietnam. Dan jika Vietnam penuh, mungkin saja berpindah ke Indonesia.
Baca juga : Memberi Subsidi Kepada Non-Muslim
"Jadi, ada semacam simulasi perhitungan yang menunjukkan itu menguntungkan Indonesia. Tapi syaratnya, kita harus melakukan reformasi. Tanpa itu, kita belum bisa mendapatkan manfaat," jelas Chatib.
Menurutnya, percepatan digitalisasi dalam sistem pemerintahan dapat membantu memperbaiki iklim investasi, yang dapat memastikan Indonesia mendapat manfaat dari kondisi global seperti ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya