BREAKING NEWS
 

Pemerintah Patok Transaksi TEI Capai Rp 407 Triliun

Kinerja Ekspor Melesat, Ekonomi Kita Menggeliat

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Sabtu, 22 Februari 2025 07:00 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga kiri), Menteri Perdagangan Budi Santoso (kedua kanan), Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Kading (kanan), Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti (kiri) dan Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza (kedua kiri) saat melakukan peluncuran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 di Jakarta, Kamis (20/2/2025). airlanggahartarto_official

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menargetkan transaksi Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 mencapai 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp 407,54 triliun (kurs Rp 16.301 per dolar AS). Capaian ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis target itu tercapai. Karena, transaksi TEI biasanya meningkat sekitar 10 persen, setiap tahun.

Pada 2024, target transaksi TEI sebesar 17,5 miliar dolar AS. Sedangkan capaiannya tembus 22,73 miliar dolar AS atau setara Rp 370,54 triliun.

Airlangga menilai, kenaikan transaksi dalam pameran dagang ini akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menekankan pentingnya memperkuat ekspor sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi sebagaimana ditargetkan Presiden Prabowo Subianto mencapai 8 persen.

“Trade Expo kali ini ditargetkan bisa melampaui 25 miliar dolar AS. Harapannya demikian, karena kalau semakin terus me­ningkat maka ekonomi kita semakin menggeliat,” ujar Airlangga dalam acara peluncuran TEI ke-40 di Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Baca juga : Gelar Pesta Mewah Ultah Putrinya

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa neraca perdagangan Indonesia terus mengalami surplus selama 57 bulan berturut-turut hingga 2024, dengan nilai surplus mencapai 31 miliar dolar AS atau sekitar Rp 505 triliun.

Hal ini mencerminkan tren positif ekspor serta daya saing produk Indonesia di pasar global.

Meski mengalami defisit perdagangan dengan China, secara keseluruhan perdagangan de­ngan negara-negara lain tetap mencatatkan angka positif.

“Ini menunjukkan bahwa produk Indonesia memiliki daya saing tinggi,” kata Airlangga.

Airlangga juga menyoroti pertumbuhan sektor manufaktur Indonesia, yang ditandai dengan peningkatan Pur­chasing Mana­gers’ Index (PMI) ke angka 51,9.

Adsense

Peringkat Indonesia dalam Economic Complexity Index (ECI) juga naik dari posisi ke-75 menjadi ke-65 pada 2023.

Baca juga : Sambutan Pertama sebagai Gubernur, Pram: Jakarta Masih DKI

Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi, Airlangga menekankan pen­tingnya empat mesin utama ekonomi. Yaitu konsumsi dalam negeri, ekspor, investasi dan belanja pemerintah.

Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat kerja sama perdagang­an global, terutama menghadapi potensi kebijakan perdagangan AS di bawah “Trump 2.0.”

“Perdagangan dunia di luar Amerika mencapai hampir 80 persen. Oleh karena itu, kita harus menjalin kerja sama dengan negara-negara lain untuk menjaga pertumbuhan ekspor,” tegasnya.

Lebih Banyak Peserta

Menteri Perdagangan Budi Santoso menargetkan TEI 2025 diikuti sekitar 1.500 ekshibitor dan  5.000 pembeli dari seluruh dunia.

Pameran dagang ini akan berlangsung pada 15-19 Oktober 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, dengan tema Discover Indonesia’s Excellence Trade Beyond Boundaries.

Baca juga : Luhut Jamin Tak Ada Titipan, Danantara Akan Diisi Profesional

“Kami menargetkan 30.000 pengunjung dan menghadirkan lebih banyak produk potensial dari seluruh Indonesia,” kata Budi.

Produk-produk yang dipamerkan akan terbagi dalam tiga zona. Yaitu Food, Beverages & Agriculture Products; Manufactured Products; Services, Lifestyle and Others, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Berani Inovasi Siap Adaptasi (BISA) Ekspor.

Untuk meningkatkan jumlah peserta, Kemendag akan melibatkan berbagai pihak, termasuk kementerian dan lembaga terkait, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta asosiasi perdagangan.

TEI 2025 juga diharapkan dapat menggenjot pertumbuhan ekspor nasional hingga 7,1 persen.

Kemendag bekerja sama de­ngan perwakilan Indonesia di luar negeri. Seperti Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan perwakilan perdagangan, untuk mengundang importir dari berbagai negara agar berpartisipasi dalam TEI ke-40.

Dalam acara peluncuran TEI 2025, turut hadir Menteri Pelin­dungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding, Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, Wakil Menteri UMKM  Helvi Yuni Moraza  dan Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense