RM.id Rakyat Merdeka - Kehadiran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Sebagai wadah yang mengonsolidasikan aset-aset pemerintah, Danantara dinilai dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional jika dikelola secara profesional dan transparan.
Dalam dialog bertajuk “BPI Danantara untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional” yang diselenggarakan oleh Asta Cita Center, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H. Addin Jauharudin menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam pengelolaan BPI Danantara. Menurutnya, jika integrasi aset dilakukan secara tepat dan efisien, lembaga ini bisa menjadi kekuatan besar bagi perekonomian nasional.
"Sebagai holding, jika Danantara dikelola secara profesional dengan menerapkan good governance, maka ini akan menjadi energi yang menguatkan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Addin di Jakarta, dikutip Sabtu (1/3/2025).
Baca juga : Kementerian BUMN dan PT Surveyor Indonesia Dorong UMKM Naik Kelas
Ia menambahkan bahwa peran Danantara tidak sekadar mengumpulkan dividen, tetapi juga dapat memperkuat posisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di tingkat global. Dengan tata kelola yang tepat, Danantara berpotensi menjadi Sovereign Wealth Fund berskala internasional yang dapat menopang investasi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Senada dengan Addin, Direktur Asta Cita Center M. Abdullah Syukri (Gus Abe) menekankan pentingnya stabilitas sosial dan politik dalam menarik investasi. Ia menilai bahwa menciptakan ruang publik yang inklusif dapat menjaga stabilitas tersebut.
"Salah satu faktor utama pertumbuhan ekonomi adalah masuknya investor yang melihat stabilitas politik dan sosial. Oleh karena itu, kami akan memperluas wadah-wadah inklusif agar kritik dan masukan dapat dilakukan dengan cara yang tepat," ujar Gus Abe.
Baca juga : Komisi BUMN DPR Harap Danantara Jadi Lokomotif Baru Ekonomi Nasional
Ia juga menyampaikan bahwa organisasi saat ini didorong untuk fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi. Menurutnya, ini merupakan bagian dari upaya GP Ansor dan Asta Cita Center dalam mendukung kemajuan Indonesia.
"GP Ansor fokus pada pengembangan SDM anak muda, termasuk merangsang kader untuk bergerak di bidang ekonomi. Ini adalah upaya etis yang kami lakukan untuk menunjang ekonomi kader dan diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional," tambahnya.
Sementara itu, Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai bahwa Danantara akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam perekonomian nasional.
Baca juga : Hipmi: Danantara Mesin Baru Penggerak Ekonomi
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik kepada publik agar strategi investasi dan rencana pertumbuhan ekonomi nasional dapat dipahami dan didukung oleh masyarakat. BPI Danantara akan diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional.
“Dukungan masyarakat dan komunikasi yang baik sangat dibutuhkan, terutama di tengah gejolak ekonomi global. Dengan strategi yang tepat, kita bisa menghadapinya dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujar Fakhrul.
Peluncuran BPI Danantara diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi nasional melalui pengelolaan aset yang terintegrasi dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.