Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Komisi BUMN DPR Harap Danantara Jadi Lokomotif Baru Ekonomi Nasional
Selasa, 25 Februari 2025 16:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Peresmian Danantara oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi babak baru pengelolaan potensi kekayaan negara.
Anggota Komisi VI DPR bidang BUMN, Rivqy Abdul Halim menilai kehadiran Danantara akan menjadi lokomatif baru dalam ekonomi nasional.
"Kami menilai berdirinya Danantara sebagai entitas baru dalam pengelolaan potensi kekayaan negara akan berpotensi meningkatkan laba perusahaan milik negara serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Transparansi dan profesional dari jajaran pengawas dan direksi akan menjadi kunci,”ujar Rivqy, Selasa (25/2/2025).
Gus Rivqy, sapaan akrab Rivqy Abdul Halim menjelaskan, bahwa Danantara didirikan untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara secara profesional dan transparan.
Dengan Danantara kedepan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca juga : Hipmi: Danantara Mesin Baru Penggerak Ekonomi
"Danantara dapat menjadi pintu masuk investasi dan objek penting untuk percepatan pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Pendirian Danantara, kata Gus Rivqy merupakan respons pemerintah untuk mengkonsolidasikan dan mengelola aset negara secara profesional.
Ia menekankan bahwa pengelolaan aset secara profesional akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas.
“Sudah saatnya Indonesia memiliki korporasi yang memiliki daya saing dengan adanya perusahaan super holding seperti Danantara,” katanya.
Dia mengungkapkan, Danantara merupakan model baru dan modern dalam pengelolaan aset riil dan finansial negara.
Baca juga : Puan Ucapkan Selamat, Harapkan Danantara Gerakkan Ekonomi Nasional
Danantara dapat dialokasikan untuk proyek-proyek infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan proyek publik lainnya.
Sebagai langkah awal, pemerintah telah meluncurkan investasi sebesar 20 miliar dolar AS.
"Ini merupakan langkah besar dan ambisius. Transparansi, tata kelola yang akuntabel, dan pengawasan yang ketat menjadi faktor penentu dalam perjalanan Danantara ke depan,” tegas Gus Rivqy.
Legislator asal Dapil Jatim IV ini menilai pengelolaan aset oleh Danantara harus dilakukan oleh orang-orang profesional yang disiplin dan tegas dalam menerapkan sistem tata kelola dan pengawasan.
Selain itu pengawasan dari stake holder terkait seperti DPR dan Kementerian BUMN harus berjalan optimal.
Baca juga : Danantara, Tonggak Sejarah Menuju Kemandirian Ekonomi
"Secara regulasi, program-program Danantara harus diajukan ke DPR untuk disetujui, dan ada pengawasan dari Kementerian BUMN serta Kementerian Keuangan,” jelasnya.
Ia berharap Danantara dapat berkontribusi dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Peluang ini terbuka mengingat pemerintah telah menginvenstasikan anggaran sebesar USD 200 miliar.
"Tidak menutup kemungkinan investor lain akan masuk dan mempercepat pertumbuhan investasi Danantara. Kami optimis target investasi 900-1.400 miliar dolar AS dapat terpenuhi,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya