Sebelumnya
Awasi Distribusi LPG
Dalam kunjungannya ke pangkalan elpiji dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Patra Trading di Tanjung Gerem, Cilegon, Banten, Bahlil menegaskan bahwa Pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik pengoplosan elpiji bersubsidi 3 kilogram (kg).
“Tadi saya melakukan kunjungan di SPBE agar berat atau jumlah 3 kilogram dalam galon atau tangkinya betul-betul terjamin. Kita tahu rata-rata biasanya cuma 2,5-2,7 kg, kami tidak mau hal ini terjadi lagi. Kami pastikan harus mencapai 3 kilogram,” tegas Bahlil.
Kementerian ESDM bersama PT Pertamina (Persero) terus meningkatkan pengawasan di seluruh rantai distribusi elpiji 3 kg.
Baca juga : 6 Bendungan Topang Swasembada Pangan
Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah regulasi yang mewajibkan setiap SPBE menimbang tabung sebelum didistribusikan guna memastikan volume isi sesuai standar.
Pemerintah memastikan regulasi ini berjalan agar praktik curang seperti pengurangan isi tabung atau pengoplosan bisa diberantas.
“Ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, agar setiap rupiah subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.
Selain kesiapan SPKLU dan elpiji, Bahlil juga memastikan kualitas dan ketersediaan BBM menjelang Idul Fitri dalam kondisi baik.
Baca juga : Usut Tuntas Dan Hukum Berat Para Pelakunya
“Kami mengecek kualitas BBM dengan teknologi laboratorium. Hasilnya, rata-rata BBM yang disiapkan Pertamina berada dalam batas aturan. Ini membuktikan kualitas BBM sangat baik dan aman untuk digunakan masyarakat,” jelasnya.
Bahlil juga menjamin, stok BBM dipastikan aman dengan ketahanan pasokan mencapai 20 hingga 21 hari ke depan. Jenis BBM yang diprioritaskan, antara lain Pertalite (RON90), Pertamax (RON92) dan Pertamax Turbo.
Berdasarkan proyeksi PT Pertamina (Persero), permintaan bensin diperkirakan naik 7 persen dari kondisi normal, dengan lonjakan signifikan hingga 21 persen untuk Pertalite dan Pertamax Series pada H-7 hingga Hari H Lebaran. Puncak permintaan diprediksi terjadi pada H-2, dengan peningkatan 33 persen.
“Pemerintah akan terus mengawasi distribusi dan kualitas BBM guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan Idul Fitri,” tegas Bahlil.
Baca juga : Manchester City Vs Brighton, The Citizens Kejar Zona Empat Besar
Dia juga mengimbau masyarakat tidak khawatir terkait ketersediaan BBM selama Lebaran 2025.
“Kami pastikan stok mencukupi dan distribusi berjalan lancer. Masyarakat dapat mudik dengan tenang dan nyaman,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.