Dark/Light Mode

SPKLU, Elpiji & BBM Tersedia Maksimal

Infrastruktur Energi Siap Dukung Mudik Idul Fitri

Sabtu, 15 Maret 2025 07:05 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri) didampingi Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo saat meninjau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Kamis (13/3/2025). (Foto: Instagram/bahlillahadalia)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri) didampingi Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo saat meninjau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Kamis (13/3/2025). (Foto: Instagram/bahlillahadalia)

 Sebelumnya 
Awasi Distribusi LPG

Dalam kunjungannya ke pang­kalan elpiji dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Patra Trading di Tanjung Gerem, Cile­gon, Banten, Bahlil menegaskan bahwa Pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik pengoplosan elpiji ber­subsidi 3 kilogram (kg).

“Tadi saya melakukan kun­jungan di SPBE agar berat atau jumlah 3 kilogram dalam galon atau tangkinya betul-betul terja­min. Kita tahu rata-rata biasanya cuma 2,5-2,7 kg, kami tidak mau hal ini terjadi lagi. Kami pasti­kan harus mencapai 3 kilogram,” tegas Bahlil.

Kementerian ESDM bersama PT Pertamina (Persero) terus meningkatkan pengawasan di seluruh rantai distribusi elpiji 3 kg.

Baca juga : 6 Bendungan Topang Swasembada Pangan

Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah regulasi yang mewajibkan setiap SPBE menim­bang tabung sebelum didistribusi­kan guna memastikan volume isi sesuai standar.

Pemerintah memastikan regu­lasi ini berjalan agar praktik curang seperti pengurangan isi tabung atau pengoplosan bisa diberantas.

“Ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, agar setiap rupiah subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Selain kesiapan SPKLU dan elpiji, Bahlil juga memastikan kualitas dan ketersediaan BBM menjelang Idul Fitri dalam kon­disi baik.

Baca juga : Usut Tuntas Dan Hukum Berat Para Pelakunya

“Kami mengecek kualitas BBM dengan teknologi labora­torium. Hasilnya, rata-rata BBM yang disiapkan Pertamina berada dalam batas aturan. Ini membuk­tikan kualitas BBM sangat baik dan aman untuk digunakan masyarakat,” jelasnya.

Bahlil juga menjamin, stok BBM dipastikan aman dengan ketahanan pasokan mencapai 20 hingga 21 hari ke depan. Jenis BBM yang diprioritaskan, antara lain Pertalite (RON90), Pertamax (RON92) dan Pertamax Turbo.

Berdasarkan proyeksi PT Per­tamina (Persero), permintaan bensin diperkirakan naik 7 persen dari kondisi normal, dengan lon­jakan signifikan hingga 21 persen untuk Pertalite dan Pertamax Series pada H-7 hingga Hari H Lebaran. Puncak permintaan diprediksi terjadi pada H-2, dengan peningkatan 33 persen.

“Pemerintah akan terus mengawasi distribusi dan kualitas BBM guna memastikan kelan­caran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan Idul Fitri,” tegas Bahlil.

Baca juga : Manchester City Vs Brighton, The Citizens Kejar Zona Empat Besar

Dia juga mengimbau masyarakat tidak khawatir terkait ketersediaan BBM selama Lebaran 2025.

“Kami pastikan stok men­cukupi dan distribusi berjalan lancer. Masyarakat dapat mudik dengan tenang dan nyaman,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.