BREAKING NEWS
 

Traveloka Sebut 45 Persen Masyarakat Tak Cuma Mudik Tapi Juga Wisata Kuliner

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 26 Maret 2025 18:52 WIB
Traveloka mengungkapkan sekitar 42 persen masyarakat Indonesia sudah merencanakan perjalanan selama libur Lebaran untuk berkumpul bersama keluarga dan juga kulineran. (Ilustrasi Traveloka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Data terbaru dari Traveloka mengungkapkan, sekitar 42 persen masyarakat Indonesia sudah merencanakan perjalanan selama libur Lebaran, baik domestik maupun internasional, untuk berkumpul bersama keluarga dan juga menikmati liburan yang menyenangkan. 

Sementara itu, sebanyak 45 persen wisatawan menjadikan eksplorasi kuliner sebagai prioritas selama libur Lebaran. Mulai dari menikmati kuliner khas favorit di kampung halaman hingga mencoba restoran populer dan jajanan kaki lima yang sedang tren. 

“Lebaran 2025 diprediksi menjadi salah satu periode liburan tersibuk di Indonesia, diperkirakan hampir 150 juta orang akan melakukan perjalanan untuk bersilaturahmi dan mencari pengalaman baru,” ungkap President Traveloka Caesar Indra dalam keterangan resmi, Rabu (26/3/2025). 

Masyarakat lanjut Caesar, saat ini semakin cermat dalam merencanakan libur Lebaran mereka, salah satunya dengan menggabungkan tradisi dan liburan yang fleksibel sesuai preferensi mereka. 

Seiring meningkatnya permintaan akan perjalanan yang lebih fleksibel dan fokus pada pengalaman, Traveloka berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan yang seamless

Baca juga : Masyarakat Diminta Waspada Kasus Rabies

“Mulai dari rekomendasi yang dipersonalisasi, solusi yang relevan dan menyeluruh, hingga layanan pasca-pemesanan yang optimal,” katanya.

Semua ini dilakukan, agar para wisatawan bisa menikmati libur Lebaran dengan cara yang paling bermakna, baik untuk menikmati tradisi bersama keluarga, bersantai, maupun menjelajahi pengalaman baru. 

Traveloka juga merinci, tren perjalanan Lebaran 2025. Selain mudik, liburan saat Lebaran semakin diminati. Di saat 37 persen wisatawan pulang kampung saat libur Lebaran, 42 persen lainnya memilih untuk berlibur di dalam atau luar negeri, menunjukkan pergeseran tren perjalanan dengan durasi lebih panjang dan fleksibel. 

Wisata kuliner jadi kegiatan yang paling banyak diagendakan. Sebanyak 45 persen wisatawan mengatakan bahwa makan di luar, menjajaki kuliner kaki lima, dan mencoba restoran baru diagendakan menjadi pengalaman penting dari rencana libur Lebaran mereka.

Adsense

“Hal ini menegaskan semakin besarnya peran kuliner dalam menentukan destinasi perjalanan,” ungkapnya. 

Baca juga : Beli Skincare, Masyarakat Harus Teliti Dan Hati-hati

Kenyamanan menjadi faktor utama dalam memilih moda transportasi. Sebanyak 54 persen wisatawan memilih pesawat, 25 persen menggunakan kendaraan pribadi, dan 12 persen lebih suka naik kereta. 

Preferensi pilihan transportasi ini mencerminkan beragam gaya perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing wisatawan. 

Sementara itu, ada juga beberapa destinasi favorit untuk liburan Lebaran dan wisata kuliner. Misalnya, untuk liburan jarak dekat dengan kuliner yang menggugah selera adalah Yogyakarta, Bandung, dan Bali.

“Ketiga provinsi ini tetap menjadi destinasi domestik teratas yang menawarkan kombinasi sempurna antara warisan kuliner yang kaya, eksplorasi budaya, dan pengalaman liburan yang menyenangkan," ujarnya.

Lalu, liburan jarak dekat ke destinasi internasional makin populer yaitu, Singapura, Malaysia, dan Thailand masih menjadi pilihan teratas. 

Baca juga : Program BerSEAdekah, PIS Komit Bantu Masyarakat di Bekasi hingga Dubai

Negara-negara ini menawarkan perpaduan antara liburan singkat yang praktis dengan pengalaman kuliner yang autentik, menjadikannya destinasi ideal bagi wisatawan yang ingin memaksimalkan libur Lebaran mereka. 

Adapula tren “Slow Travel” pasca-Lebaran yang meningkat. Banyak keluarga dan kelompok wisatawan dalam jumlah kecil memperpanjang libur Lebaran mereka dengan menginap di hotel dan villa premium selama 3-4 hari.

“Popularitas slow travel semakin diminati, dengan wisatawan yang mengutamakan eksplorasi kuliner dan aktivitas berbasis alam dibandingkan jadwal perjalanan yang padat,” ujarnya.

Mereka lebih memilih menikmati waktu bersantap dengan santai, menjelajahi pemandangan alam yang indah, dan meresapi pengalaman budaya secara lebih mendalam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense