BREAKING NEWS
 

Rupiah Lunglai, Dolar Hari Ini Tembus Rp 17.059

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Minggu, 6 April 2025 14:50 WIB
Ilustrasi. Foto: Dwi Pambudo/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Dolar hari ini menunjukkan penguatan signifikan terhadap rupiah. Di pasar luar negeri, kurs non-deliverable forward (NDF), rupiah melemah hingga Rp 17.059 per dolar AS pada, Minggu (6/4) pukul 08:10 WIB.  

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah drastis hingga mencapai level terendah sejak krisis moneter 1998. Seperti diketahui, tercatat pada 17 Juni 1998, Rupiah pernah mencapai level terlemah di Rp 16.800 per dolar AS.

Adsense

Baca juga : Erick Thohir Yakin Timnas Indonesia Tembus Rangking 100 FIFA

Harga jual dolar hari ini di beberapa bank nasional juga menunjukkan tren pelemahan rupiah. Bank BCA, misalnya, menetapkan kurs jual dolar AS sebesar Rp 16.950,00, sementara Bank BNI mencatat harga jual sebesar Rp 16.995,00. 

Dollar hari ini naik atau turun menjadi pertanyaan banyak pihak, mengingat volatilitas pasar yang tinggi. Analis memprediksi bahwa tren pelemahan rupiah masih berlanjut, terutama dengan adanya faktor musiman seperti pembayaran dividen kepada investor asing yang biasanya terjadi antara April hingga Juni. Lonjakan permintaan dolar AS pada periode ini dapat memberikan tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah. 

Baca juga : Rupiah Kembali Melemah, Pagi Ini Dibuka Pada Level Rp 16.606

Selain itu, kurs dolar ke rupiah hari ini juga dipengaruhi oleh kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Amerika Serikat terhadap beberapa negara, termasuk Indonesia. Kebijakan ini menambah ketidakpastian di pasar keuangan dan berpotensi memperburuk defisit neraca perdagangan, yang pada gilirannya dapat melemahkan nilai tukar rupiah lebih lanjut. 

Para pelaku pasar dan masyarakat diimbau untuk terus memantau pergerakan dolar hari ini serta mengikuti perkembangan kebijakan ekonomi global yang dapat mempengaruhi kurs dollar ke rupiah hari ini. Langkah antisipatif diperlukan untuk menghadapi potensi risiko yang timbul akibat fluktuasi nilai tukar, terutama bagi sektor-sektor yang bergantung pada impor dan memiliki eksposur tinggi terhadap mata uang asing.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense