BREAKING NEWS
 

Genjot Proyek Strategis Nasional

Dongkrak Sektor Investasi,Bappenas Gaet Danantara

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Selasa, 15 April 2025 07:00 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy (Foto: Dok Bappenas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi berkolaborasi dalam perencanaan investasi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Kepala Badan Pelaksana BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani.

Menteri Rachmat menjelaskan, kolaborasi ini untuk meningkatkan kualitas PSN non APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dan menarik investasi dari Danantara. 

“Kolaborasi ini juga menjadi sarana berbagi pengetahuan maupun pengembangan kapasitas untuk memperkuat organisasi serta SDM (Sumber Daya Manusia),” kata Rachmat dalam keterangannya di Jakarta (14/4/2025).

Baca juga : Denada Pernah Diselingkuhi

Bappenas berharap, kolaborasi ini menerapkan prinsip Governance, Risk, Compliance (GRC) dan memperkuat kapasitas SDM. 

“Kami berharap, Danantara akan menjadi penggerak utama menuju Indonesia Emas. Tidak hanya dengan pengelolaan dana yang bijak. Tetapi juga memperkuat sinergi antara pem­biayaan APBN dan pendanaan kreatif yang berasal dari kekuat­an anak bangsa,” jelasnya.

Rosan menambahkan, MoU ini memperkuat kolaborasi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki pengelolaan PSN dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Adsense

“Dengan pengelolaan yang baik, PSN diharapkan benar-benar berkontribusi mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” kata Rosan.

Baca juga : Ketua PN Jakarta Selatan Diduga Terima Suap 60 Miliar, Nama Baik Hakim Tercoreng

Danantara akan berperan pen­ting dalam pembiayaan PSN dari sumber non APBN, termasuk swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Rosan juga merinci langkah kolaborasi ini. Pertama, identifikasi potensi PSN dan analisis investasi strategis atas rencana PSN non APBN.

Kedua, koordinasi untuk sinkronisasi dan harmonisasi regulasi dan kebijakan. Termasuk pengembangan skema investasi dalam rangka pelaksanaan PSN.

Ketiga, penerapan manajemen risiko pembangunan nasional lintas sektor pada PSN dengan pendanaan bersumber dari non APBN.

Baca juga : Prabowo Diingatkan, Kursi Dubes RI Untuk Amerika Kosong 2 Tahun

Keempat, peningkatan kapasitas SDM untuk mendukung perencanaan dan implementasi pengelolaan BUMN dan investasi pada PSN.

Sebagai langkah awal, Bappenas dan Danantara akan meng­analisis investasi strategis untuk pembangunan jalan tol terintegrasi di Sumatera dan pengembangan lapangan abadi Masela. 

“Selain itu, terdapat beberapa proyek pendukung swasembada energi dan kawasan industri terintegrasi,” pungkas Rosan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense