RM.id Rakyat Merdeka - Tokopedia dan TikTok Shop kian gencar mendukung pertumbuhan bisnis UMKM dengan memanfaatkan fitur relevan seperti pembuatan konten, melalui kegiatan affiliate lewat program Creators Lab di tahun 2025.
Kegiatan affiliate atau afiliasi adalah pengguna platform berpartisipasi mempromosikan produk dan mendapatkan komisi dari penjualan produk tersebut.
Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce Melissa Siska Juminto mengatakan, melalui kegiatan afiliasi tersebut, terutama dalam pembuatan konten video baik short video maupun live streaming, terbukti mendongkrak transaksi pada platform Tokopedia maupun TikTok Shop di kuartal I-2025.
“Di Ramadan tahun ini, misalnya, live streaming di TikTok ditonton 2,8 miliar kali,” kata Melissa dalam program edukasi kreator, Creators Lab di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (23/4/2025).
Baca juga : TikTok, Tokopedia Dan TikTok Shop Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Media Digital
Terdapat juga lebih dari 200 juta pengguna gabungan TikTok dan Tokopedia. Kenaikan nilai transaksi di TikTok Shop karena live streaming saat sahur bahkan mencapai 24 kali lipat.
“Konten video baik short video maupun live streaming adalah faktor kunci, yang bisa mendorong pertumbuhan bisnis UMKM,” ujar Melissa.
Tak hanya itu, dalam memuluskan program tersebut, Tokopedia dan TikTok Shop pun menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dengan melatih ribuan perempuan dalam program Emak-emak Melek Teknologi (Emak-emak Matic) agar menjadi affiliate content creator, yang profesional, berkualitas dan berdaya saing tinggi, lewat Creators Lab.
“Program ini telah berlangsung di Bekasi, Tangerang, dan Makassar, akan berlanjut ke 9 kota lain,” ungkap Melissa.
Baca juga : Ramadan 2025, Tokopedia dan TikTok Shop Raih Kenaikan Double Digit
Ia mengatakan, lonjakan transaksi menunjukkan makin banyak masyarakat berbelanja online setelah menonton konten video dari kreator sehingga edukasi soal #BelanjaAman jadi makin krusial untuk memperkuat perlindungan konsumen.
“Para perempuan dalam Emak-emak Matic ini dibekali untuk pentingnya merekomendasikan produk dari toko Power Shop’ dan ‘Mall’ di Tiktok Shop maupuan Tokopedia karena secara syarat dan izin seperti BPOM untuk kosmetik dan kesehatan, dan izin PIRT untuk kuliner pasti sudah lengkap,” ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf)/Kepala Badan Ekraf Teuku Riefky Harsya menyebut, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan berada di kisaran 50 persen selama 20 tahun terakhir, jauh di bawah laki-laki yaitu 80 persen.
“Untuk mendorong TPAK perempuan, pekerjaan informal bisa menjadi pilihan karena berdasarkan data, sekitar 66 persen pekerja informal di Indonesia adalah perempuan,” katanya.
Baca juga : Dipangkas Rp 519 Miliar, Menteri Siti Pastikan Program Rakyat Tetap Jalan
Teuku menekankan, bersama sejumlah mitra, seperti Tokopedia dan TikTok Shop, kami menargetkan memberdayakan 10 ribu perempuan dan generasi muda hingga akhir tahun melalui program Emak-emak Matic.
Pihaknya juga sangat mengapresiasi keterlibatan Tokopedia dan TikTok Shop lewat Creators Lab dalam melatih peserta yang didominasi ibu rumah tangga untuk menjadi kreator TikTok.
“Sehingga diharapkan bisa mendapatkan penghasilan dengan mempromosikan produk UMKM lokal di TikTok Shop,” ucapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.