Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui inovasi teknologi digital. Salah satu wujud nyata dari upaya ini adalah implementasi layanan face recognition yang telah digunakan oleh 11.079.852 pelanggan sejak diluncurkan pada 28 September 2022.
Selama lebih dari dua tahun berjalan, teknologi ini berhasil menghemat penggunaan 26.381 rol kertas cetak tiket dengan estimasi nilai efisiensi sebesar Rp395.709.000. Penghematan ini berarti ribuan pohon yang seharusnya ditebang untuk memproduksi kertas berhasil diselamatkan, sekaligus mengurangi jejak karbon dari proses produksi dan distribusi kertas tersebut.
Pada periode Januari hingga 22 April 2025 saja, layanan face recognition telah digunakan oleh 999.641 pelanggan. Dalam waktu kurang dari empat bulan ini, KAI berhasil menghemat 2.380 rol kertas setara dengan nilai penghematan sebesar Rp35.701.464.
Baca juga : Fadli Zon Minta Bamus Betawi Rapatkan Barisan Kembangkan Budaya Jakarta
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyampaikan, bahwa inovasi ini menjadi salah satu kontribusi nyata KAI dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya efisien dan modern, tetapi juga ramah lingkungan.
“Melalui pengurangan penggunaan kertas, kami ikut berperan dalam pelestarian lingkungan sekaligus mengedukasi pelanggan bahwa kenyamanan dan keberlanjutan bisa berjalan beriringan,” jelas Anne.
Selain berkontribusi terhadap penghematan sumber daya alam, teknologi face recognition juga memberikan kemudahan bagi penumpang dalam proses boarding. Penumpang cukup melakukan pemindaian wajah di boarding gate. Jika identitas diri, data tiket, dan syarat lainnya telah sesuai, pintu akan terbuka otomatis tanpa perlu mencetak tiket fisik.
Baca juga : Kartini 4.0: Menjadi Ibu Pejuang, di Medan Perang Digital
Anne juga menekankan bahwa layanan ini aman digunakan, masyarakat tidak perlu khawatir karena sistem ini telah tersertifikasi ISO 27001 tentang Standardisasi Manajemen Keamanan Informasi. Seluruh data disimpan di infrastruktur KAI dan hanya digunakan untuk keperluan boarding.
Data pelanggan yang terekam dalam sistem akan disimpan selama satu tahun dan otomatis dihapus setelahnya. Penumpang juga dapat sewaktu-waktu mengajukan permintaan penghapusan data pribadi melalui aplikasi Access by KAI atau dengan bantuan petugas customer service di stasiun.
Fasilitas face recognition kini telah tersedia di 21 stasiun di seluruh Indonesia, antara lain, Daerah Operasi 1 Jakarta, Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Daerah Operasi 2 Bandung, Kiaracondong, Daerah Operasi 3 Cirebon, Daerah Operasi 4 Semarang Tawang Bank Jateng, Pekalongan, Semarang Poncol, Tegal, Daerah Operasi 5 Purwokerto, Kutoarjo, Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Daerah Operasi 7 Madiun, Daerah Operasi 8 Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Daerah Operasi 9 Jember dan Divisi Regional I Sumatera Utara.
Baca juga : Ini 28 Rute Pengalihan Arus Silaturahride Bareng Mas Pram Di Jakarta
Dengan adanya teknologi ini di 21 stasiun utama, KAI terus mendorong transformasi digital untuk pelayanan transportasi publik yang lebih modern dan ramah lingkungan. Inovasi ini juga mendukung target pemerintah dalam pengembangan green transportation dan efisiensi sumber daya.
“KAI berharap momentum Hari Bumi dapat menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian bumi. Langkah kecil seperti memilih face recognition bisa berdampak besar jika dilakukan bersama-sama,” tutup Anne.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya