BREAKING NEWS
 

Luhut: Perlambatan Ekonomi Hal Wajar, MBG Bisa Jadi Motor Penting

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 6 Mei 2025 19:38 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan angkat bicara soal pertumbuhan ekonomi Kuartal I-2025 yang berada di angka 4,87 persen. Angka ini sedikit lebih rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Semua perlu tahu, bahwa pola seperti ini bukan hal baru. Karena pada masa transisi pemerintahan 2014, kuartal pertama dan kedua juga tumbuh di bawah 5 persen. Artinya, dalam masa penyesuaian seperti ini, perlambatan bisa terjadi," kata Luhut via Instagram, Selasa (6/4/2025).

Menurutnya, salah satu faktor utama yang memicu perlambatan saat ini adalah kontraksi konsumsi pemerintah. Karena itu, kata Luhut, percepatan belanja negara menjadi kunci.

Baca juga : Daerah Otonom Baru Di Papua Belum Ada Kantor Pemerintahan

"Program Makan Bergizi (MBG) menjadi salah satu motor penting untuk  mengakselerasi belanja negara," tegas Luhut.

Adsense

Dia yakin, dampak nyata akan tercipta melalui Program MBG. Salah satunya, menghidupkan simpul ekonomi desa ; petani sayur, peternak ayam, penjual telur, hingga pelaku UMKM lokal.

Di luar itu, Luhut menyadari, ada hal-hal lain yang perlu diwaspadai. Misalnya, perlambatan konsumsi rumah tangga, investasi yang belum pulih optimal, tekanan ekspor akibat kondisi global, dan pertumbuhan wilayah yang belum merata.

Baca juga : Gubernur Pram Bakal Sulap Jakarta Jadi Kota Wisata Sepak Bola Internasional

Ini semua mengingatkan kita bahwa pemerataan dan percepatan harus dijalankan secara simultan. Karena itu, menurut Luhut, kita semua perlu menjaga semangat kebersamaan.

"Dalam situasi seperti ini, bukan saatnya saling menyalahkan. Kita butuh kerja nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keberanian untuk mengambil keputusan penting," papar Luhut.

"Arahan Presiden Prabowo sangat jelas kemarin. Sederhanakan regulasi, perkuat kemitraan dagang, dan jaga keseimbangan hubungan ekonomi global, sembari memastikan perlindungan bagi rakyat kecil. Di situlah letak kekuatan dan arah pembangunan kita," tutur Luhut.

Baca juga : Pramono Buka Perpustakaan dan Museum Hingga Pukul 22.00, HB Jassin Jadi Contoh

"Ekonomi ini harus bergerak bersama, dari desa hingga pusat, dari bawah ke atas. Saya percaya bila kita bekerja secara kompak dan terintegrasi, kita bukan hanya mampu melewati masa sulit ini, tetapi juga mempercepat langkah mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kita cita-citakan bersama," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense