RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bekerja sama dengan forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Daerah Istimewa Yogyakarta meresmikan 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Bertempat di Kawasan Tebing Breksi, Desa Sambirejo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (20/5/2025), kerja sama strategis ini dimulai guna mewujudkan ketahanan pangan sekaligus pemerataan ekonomi desa.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kehadiran BNI dalam mendukung program prioritas pemerintah melibatkan sejumlah pihak agar mampu mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
”BNI mengambil peran penting dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan, langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran kami sebagai agent of development sekaligus penyedia layanan perbankan yang inovatif,” kata Okki dalam siaran persnya, Rabu (21/5/2025).
Baca juga : Bank Mandiri Taspen Dukung Pelestarian Penyu Di Sindu Dwarawati Denpasar
Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pemberian makan bergizi kepada anak, ibu hamil dan menyusui, serta menitikberatkan pada pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan peningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Semrntara itu, Ketua Forum BUMDes DIY Raden Agus Choliq mengatakan, kegiatan launching ini merupakan sinergi perdana yang dilakukan bersama BNI dalam memberikan pendampingan dan edukasi literasi keuangan serta manajemen operasional dalam proses mendukung program Makan Bergizi Gratis.
”Kami bersinergi dengan BNI terkait dukungan operasional dan keuangan bagi ekosistem bisnis SPPG mitra BUMDes dan BUM Desa Bersama melalui produk dan layanan keuangan digital BNI. Kami berterima kasih kepada BNI atas kontribusinya untuk mewujudkan program ini,” kata Agus.
Dia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan perwujudan pemberdayaan BUM Desa dan BUM Desa Bersama LKD dalam berkontribusi dan mengambil peranan penting untuk program MBG.
Baca juga : Bangun Kekuatan Pangan Jakarta, Dharma Jaya Jalin Kemitraan Strategis Dengan BUMD Kediri
BUMDes dan BUM Desa Bersama LKD yang memiliki kekuatan finansial yang kuat, mengambil peranan dengan melakukan pembangunan SPPG sedangkan bagi BUM Desa dan BUM Desa Bersama yang belum memiliki kemampuan finasial yang kuat, mengambil peranan sebagai pemasok SPPG yang dibangun oleh BUM Desa.
”Nantinya, dalam hal manajemen pasokan bahan makanan, akan dibentuk badan usaha Koperasi yang akan me-manage kondisi pasokan tersebut sehingga berjalan lancar. Selain dari alur barang, alur uang pun akan turut dikelola dengan baik sehingga transparan dan akuntabel,” ujar Agus.
Sinergi tersebut tidak terbatas pada Program Makan Bergizi, tetapi juga pemberdayaan potensi bisnis BUMDes dan BUM Desa Bersama LKD di bawah Program BNI Dedikasi. Program BNI Dedikasi berfokus pada pemberdayaan ekosistem ekonomi unggulan desa dengan BUM Desa sebagai orkestrator dalam mengoptimalkan potensi produk dan jasa unggulan Desa.
Melalui BNI Dedikasi, BUM Desa tidak hanya mendapatkan pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan BNI Wirausaha (BWU), tetapi juga pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha.
Baca juga : Sambangi KPK, KDM Bahas Program Strategis dan Realokasi Anggaran
:BUM Desa siap diakselerasi untuk mengoptimalkan dan mengembangkan ekonomi perdesaan, sehingga turut berperan dalam berkontribusi kepada Pendapatan Asli Desa yang dapat menjadi faktor kunci pemerataan ekonomi perdesaan," pungkas Agus.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.