Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bangun Kekuatan Pangan Jakarta, Dharma Jaya Jalin Kemitraan Strategis Dengan BUMD Kediri
Selasa, 20 Mei 2025 08:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perumda Dharma Jaya menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Kediri, Perumda Canda Birawa di bidang ketahanan pangan.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dilakukan oleh Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman dan Direktur Utama PD. Canda Birawa Hans Sidharta yang disaksikan langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (16/5/2025).
Raditya mengatakan ini adalah kerja sama pertama dengan PD. Canda Birawa, kerja sama ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan protein hewani, baik itu daging sapi, ayam maupun ikan dalam rangka menjaga ketahanan pangan di DKI Jakarta.
“Kami baru menandatangani MoU dengan PD Canda Birawa, yang menjadi penjajakan kerja sama kami di bidang ketahanan pangan, khususnya di sektor protein hewani. Karena itu, setelah penandatanganan MoU ini, kami akan berkunjung ke Kabupaten Kediri untuk melihat lebih lanjut potensi-potensi yang ada dan dapat untuk memenuhi kebutuhan warga Jakarta,” kata Raditya.
Baca juga : Hilangkan Stress, Warga Jakarta Bisa Konseling Gratis Di Aplikasi JAKI
Ia melihat Kabupaten Kediri mempunyai potensi dalam memenuhi kebutuhan protein hewani daging ayam, namun tidak tertutup kemungkinan, pihaknya juga akan merambah ke daging sapi beku (frozen).
“Kemungkinan besar daging ayam dan untuk sapi juga bisa, tetapi kita mesti lihat dulu kesana untuk memperhatikan model peternakan dan lainnya,” ujarnya.
“MoU ini tujuannya adalah untuk menggali kemungkinan apa yang bisa kita kerjasamakan. Termasuk juga, mengetahui potensi-potensi dari Kediri lainnya yang bisa dimasukkan dalam kerja sama nantinya atau hal lainnya yang bisa dimaksimalkan dengan bantuan Dharma Jaya.” pungkasnya.
Sementara itu, Hans Sidharta membenarkan kerja sama yang dilakukan dengan Perumda Dharma Jaya di bidang produk hasil peternakan dan turunannya seperti daging sapi frozen, ayam maupun ikan.
Baca juga : AS-China Mau Ketemuan Pekan Ini, Bahas Upaya Turunkan Tensi Perang Dagang
“Kami akan menjadi supplier yang akan menyuplai produk hasil peternakan dan turunannya kepada Perumda Dharma Jaya. Karena masih baru permulaan yakni MoU, maka nanti kita akan menjajaki sejauh mana kemampuan Kediri memenuhi kebutuhan sesuai dengan daya serap pasar di Jakarta terhadap produk tersebut,” kata Hans.
Ia menyambut baik penandatanganan MoU dengan Perumda Dharma Jaya, karena pihaknya sedang giat-giatnya meningkatkan profit yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Targetnya adalah profitable juga dapat meningkatkan PAD, sekaligus menjaga pasokan dalam rangka stabilitas ketahanan pangan, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar di daerah masing-masing.
“Jadi karena potensi pasar di DKI Jakarta ini sangat besar dan suplai yang ada di Kediri bisa naik level, maka langkah win-win solution kita lakukan MoU ini. Dengan kata lain, BUMD Kediri bisa menaikkan omset, sementara di DKI Jakarta dengan pasar yang begitu besar akan dibantu suplai dari Kediri, maka omsetnya akan lebih luas lagi. Harapannya seperti itu,” ungkapnya.
Sedangkan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menyambut baik kerja sama antara Perumda Dharma Jaya dengan PD. Canda Birawa. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kerja sama ini. Ia berharap kerja sama ini memberikan manfaat yang optimal bagi kedua belah pihak serta mengingatkan agar tidak ada ruang sedikit pun untuk penyalahgunaan kewenangan.
Baca juga : Tata Kelola Dan Layanan BUMD Belum Optimal
“Saya berharap kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak,” tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya