BREAKING NEWS
 

Sambut Dirjen Bea Cukai Baru, Ginsi Siap Perkuat Pengawasan Barang Ilegal

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 26 Mei 2025 12:58 WIB
Wakil Ketua Umum BPP Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (Ginsi) Erwin Taufan. (Foto: Dok. Ginsi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum BPP Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (Ginsi) Erwin Taufan mengaku siap berkolaborasi mendukung program kerja Dirjen Bea Cukai yang baru Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama untuk meningkatkan penerimaan negara.

"Sebagai pelaku importasi, Ginsi sangat mendukung komitmen Ditjen Bea dan Cukai untuk melakukan pembenahan terkait pengawasan barang melalui pelabuhan maupun bandara yang masuk secara ilegal untuk mendongkrak penerimaan negara," kata Taufan di Jakarta, Senin (26/5/2025). 

Menurut Taufan, masuknya barang ilegal dapat mengganggu stabilitas industri nasional dan pasar domestik. Sehingga upaya mencegah hal itu perlu kolaborasi berbagai pihak termasuk asosiasi pelaku usahanya seperti Ginsi. 

Baca juga : 75 Tahun Bersahabat, RI Dan China Siap Perkuat Kerja Sama Strategis

Taufan mengungkapkan, upaya pengawasan masuknya barang ilegal di beberapa pelabuhan utama seperti Tanjung Priok, saat ini telah menggunakan siatem informasi dan teknologi (IT) yang mumpuni melalui fasilitas X-Ray atau alat deteksi isi petikemas berteknologi terkini. 

"Inovasi pengawasan dengan penggunaan IT seperti itu yang perlu terus dikembangkan. Dan kami sebagai pelaku usaha sangat mendukung," ujarnya. 

Adsense

Dia menambahkan, dengan latar belakang dan pengalamanya, sosok Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama tidak perlu diragukan untuk dapat berkoordinasi lintas wilayah, instansi dan kementerian (lintas sektoral) guna mengawasi pelanggaran masuknya barang ilegal ke dalam negeri. 

Baca juga : Kemenkop Dukung Koperasi Yasmin Fatayat NU Perkuat Pengembangan Koperasi Primer

Taufan menambahkan, Ginsi sebagai wadah untuk para pelaku usaha importir dalam mengembangkan jaringan bisnis, berbagi informasi, serta bekerja sama dalam berbagai bidang perdagangan dan distribusi barang baik dari dalam negeri maupun luar negeri.  

Asosiasi juga berperan strategis sebagai wakil kepentingan perusahaan importir dalam berbagai kebijakan dan peraturan pemerintah terkait importasi.

"Selain itu juga mengedukasi dan memfasilitasi kerja sama antara anggotanya dengan berbagai pihak termasuk pemerintah, lembaga terkait, dan para stakeholders terkait," tuturnya.

Baca juga : Lawson Tambah Gerai Di Lokasi Strategis, Makin Dekat Dengan Masyarakat

Sementara itu, usai dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama menegaskan, bahwa instansinya memastikan untuk mengawasi aktivitas pelabuhan-pelabuhan ilegal yang kerap jadi tempat keluar-masuknya barang impor ekspor ilegal dan merugikan penerimaan negara.

Hal ini seperti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengawal penerimaan negara sesuai dengan yang ditargetkan Pemerintah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense