BREAKING NEWS
 

Pinjaman Kilat Kian Diminati, Easycash Tembus Rp 70 Triliun

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 30 Mei 2025 18:40 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Tren pinjaman online cepat atau pinjaman digital terus meningkat seiring gaya hidup masyarakat yang makin melek teknologi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, nilai outstanding pendanaan industri pinjaman daring (pindar) per Februari 2025 mencapai Rp80,07 triliun, tumbuh 31,06 persen secara tahunan (YoY).

Angka ini mencerminkan kebutuhan layanan keuangan digital yang makin besar, terutama di kalangan masyarakat yang belum terlayani lembaga keuangan konvensional.

Easycash, salah satu platform fintech peer-to-peer (P2P) lending berizin OJK, mencatat total penyaluran pinjaman akumulatif sebesar Rp 70,64 triliun hingga April 2025.

Dana tersebut disalurkan kepada lebih dari 7,8 juta penerima pinjaman sejak berdiri pada 2017.

"Pertumbuhan harus diiringi dengan tanggung jawab. Kami terus memperkuat edukasi keuangan, manajemen risiko, dan tata kelola yang baik," kata Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo Djatmiko dikutip siaran pers, Jumat (30/5/2025).

Easycash menargetkan dapat menjangkau 100 juta masyarakat Indonesia yang tergolong unbanked dan underbanked, atau belum memiliki akses layanan perbankan.

Baca juga : Kinerja Dan Strategi Bisnis Moncer, Saham BSI Diproyeksi Bisa Tembus Rp 3.900

Menurut laporan World Bank 2021, kelompok ini masih mendominasi struktur demografi keuangan Indonesia.

Nucky menjelaskan bahwa teknologi menjadi kunci utama dalam memperluas akses. Easycash mengandalkan big data, machine learning, dan artificial intelligence (AI) dalam proses penilaian calon penerima pinjaman.

Melalui teknologi ini, pengguna dapat mengetahui status pengajuan mereka hanya dalam waktu sekitar lima menit.

"Proses e-KYC yang cepat mempermudah masyarakat mendapatkan pinjaman tanpa harus datang langsung. Kalau disetujui, pencairan dana bisa dalam hitungan menit," ujar Nucky.

Menurut dia, perubahan gaya hidup generasi muda turut mendorong pertumbuhan industri ini. Generasi Z dan milenial yang semakin akrab dengan teknologi digital lebih memilih layanan keuangan yang cepat, fleksibel, dan mudah diakses.

Di sisi lain, riset EY MSME Market Study and Policy Advocacy menyebutkan bahwa kesenjangan pembiayaan nasional (credit gap) Indonesia mencapai sekitar Rp2.400 triliun. Dari angka tersebut, baru 5 persen yang dapat dipenuhi oleh industri pindar.

Adsense

"Artinya potensi pertumbuhan masih sangat besar, dan Easycash melihat peluang ini sebagai tanggung jawab sekaligus tantangan," tambah Nucky.

Baca juga : Penuhi Panggilan OJK, RupiahCepat Pastikan Investigasi Terus Berjalan

Secara global, industri pindar juga tumbuh pesat. Di Brasil, misalnya, platform seperti Nubank berhasil mendobrak akses keuangan lewat teknologi.

Fintopia, induk Easycash, juga telah beroperasi di negara lain seperti Filipina, China, Meksiko, dan Polandia.

"Regulasi bisa berbeda, tapi prinsip dasarnya sama: akurasi manajemen risiko menentukan kelayakan dan suku bunga," tegas Nucky.

Di tengah tren pertumbuhan, PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK), biro kredit swasta berizin OJK, mengingatkan pentingnya menjaga riwayat kredit pribadi.

Presiden Direktur CLIK, Leonardo Lapalorcia mengatakan, skor kredit kini bukan hanya untuk pinjaman, tapi juga bisa memengaruhi proses seleksi kerja, kepemilikan aset, hingga layanan digital lainnya.

"Credit scoring kini jadi bagian dari reputasi digital seseorang. Maka penting bagi masyarakat memahami perilaku finansial mereka sejak dini,” tutur Leonardo.

CLIK mendorong masyarakat mulai memahami bagaimana data kredit bekerja dan dampaknya terhadap akses peluang masa depan.

Baca juga : Florian Wirtz Dibanderol Rp5 Triliun

Pembayaran tepat waktu dan tanggung jawab keuangan akan tercermin dalam skor kredit yang sehat.

"Ekosistem keuangan digital yang sehat dimulai dari masyarakat yang sadar dan bijak dalam mengelola pinjaman," katanya.

Dalam beberapa tahun terakhir, budaya pinjam-meminjam di Indonesia turut mengalami perubahan.

Jika dulu masyarakat hanya bergantung pada keluarga atau bank, kini banyak yang beralih ke platform digital seperti layanan Buy Now Pay Later (BNPL) dan P2P lending.

Aplikasi Easycash dapat diunduh melalui Google Play Store dan Apple App Store.

Easycash menegaskan komitmennya untuk terus mendukung inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense