Dark/Light Mode

Genjot Pemasaran Digital, Metland Catat Pendapatan Rp2,021 Triliun Di 2024

Rabu, 16 April 2025 17:15 WIB
Metropolitan Land mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp2,021 triliun atau tumbuh sebesar 18,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (Iiustrasi: Metland)
Metropolitan Land mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp2,021 triliun atau tumbuh sebesar 18,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (Iiustrasi: Metland)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Metropolitan Land Tbk atau MTLA mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp2,021 triliun atau tumbuh sebesar 18,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) sebesar Rp1,705 triliun, begitupula dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun 2024 mencapai Rp469 miliar atau tumbuh sebesar 12,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) sebesar Rp418 miliar. 

Penjualan residensial MTLA tercatat sebesar Rp1,503 triliun, meningkat 22,47 persen secara tahunan (YoY), sementara itu perolehan pendapatan berulang sebesar Rp518 miliar, naik 8,38 persen (YoY). 

“Pendapatan MTLA dari dua segmen utama pendapatan yaitu penjualan residensial maupun pendapatan berulang yang mengalami peningkatan. Peningkatan penjualan residensial disumbang sekitar 41 persen dari program insentif PPN DTP yang dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo dalam keterangannya, Rabu (16/4/2025).

Baca juga : Bukit Asam Cetak Laba Bersih Rp 5,10 Triliun pada 2024

Olivia menambahkan, proyek berjalan seperti Metland Cibitung, Metland Cikarang dan Metland Cyber Puri menjadi penyumbang terbesar pada pendapatan penjualan Peseroan sepanjang tahun 2024.

Dan untuk pendapatan berulang pertumbuhan positif dari unit usaha pusat perbelanjaan, yaitu Metropolitan Mall Bekasi dan Grand Metropolitan, serta kenaikan tingkat hunian hotel yang dimiliki MTLA.

Selain itu, nilai aset Perseroan pada tahun 2024 juga tumbuh sebesar 2,97 persen yaitu mencapai Rp7,435 triliun. Sedangkan peningkatan ekuitas Perseroan sebesar naik 8,56 persen menjadi Rp5,590 triliun di tahun 2024. 

Baca juga : Lapor Prabowo, Mensos Sudah Salurkan Bansos Rp 18 Triliun

MTLA terus melanjutkan pengembangan pada unit usaha pusat perbelanjaan, salah satunya perluasan Grand Metropolitan yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan dan direncanakan selesai tahun 2025. 

Di sisi lain, MTLA terus melanjutkan pengembangan pada unit berjalan residensial dengan menghadirkan produk-produk terbaru maupun proyek terbaru seperti Metland Kertajati yang sudah mulai dipasarkan. 

Selain itu, beberapa proyek juga tengah memasarkan produk-produk seperti Metland Menteng yang memasarkan tipe White Rose, Metland Transyogi yang memasarkan cluster Walden, Metland Cibitung yang memasarkan cluster Barcelona Cove dan Havana Breeze, serta Metland Cikarang yang memasarkan produk terbarunya yaitu tipe Derora. 

Baca juga : Pembiayaan UMKM BSI Tembus Rp 21,37 Triliun Di Februari 2025

Lebih lanjut Olivia mengatakan, Perseroan senantiasa melakukan inovasi strategi pemasaran digital untuk memberikan stimulus tambahan agar dapat menumbuhkan kembali daya beli masyarakat. 

Tahun 2025 MTLA menargetkan marketing sales yang terdiri dari pre sales dan recurring revenue sebesar Rp2 triliun.

“Hingga Februari 2025 marketing sales Metland sekitar Rp388 miliar,” pungkas Olivia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.