Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Transformasi Berhasil
Laba Bersih PTPN Group Di Kuartal I 2025 Tembus Rp705 Miliar
Senin, 5 Mei 2025 13:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus menunjukkan kinerja positif dan penguatan portofolio bisnis sebagai hasil dari transformasi menyeluruh yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir.
Melalui restrukturisasi strategis dan efisiensi operasional, PTPN Group kini menapaki jalur pertumbuhan berkelanjutan dan profitabilitas yang semakin kokoh.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani mengungkapkan bahwa transformasi yang dilakukan sejak 2020 telah menghasilkan dampak signifikan terhadap kesehatan keuangan dan struktur bisnis perusahaan.
"PTPN Group saat ini tidak hanya berhasil keluar dari tekanan beban historis, tetapi juga berhasil membangun struktur portofolio bisnis yang lebih fokus dan bernilai tambah tinggi. Transformasi yang kami lakukan terbukti mampu mendongkrak efisiensi, produktivitas, dan profitabilitas," ujarnya di Jakarta, Senin (5/5/2025).
Dalam rentang tahun 2021-2024, PTPN Group melakukan langkah strategis dan transformasi. Di mana perusahaan merestrukturisasi 13 anak perusahaan menjadi 3 entitas, yakni PTPN I (Supporting Co), PTPN IV (Palm Co), dan PT Sinergi Gula Nusantara (Sugar Co).
Baca juga : LPKR Raih Laba Bersih Rp 169 Miliar Di Kuartal Pertama Tahun Ini
Selain itu perusahaan juga melakukan Transformasi EBITDA melalui efisiensi operasional dan biaya, peningkatan akuntabilitas dan fungsi pengendalian.
Perusahaan juga aktif mengembangkan inisiatif strategis untuk mendukung ketahanan pangan, transisi energi hijau, serta hilirisasi berbasis industri agro yang berkelanjutan.
Holding Perkebunan Nusantara PTPN IIII berhasil mendapatkan peringkat akhir “idA”/Stable” (Single A; Stable Outlook) oleh Lembaga Pemeringkat PT Pefindo untuk periode 24 April 2025 sampai dengan 1 April 2026, meningkat dibandingkan periode sebelumnya dimana Perusahaan mendapatkan predikat “Sehat” dengan peringkat “idA-“/stable.
Hal ini mencerminkan bahwa Perusahaan memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Capaian ini juga didukung oleh kinerja keuangan yang baik, struktur modal yang sehat, dan prospek industri yang positif.
Sebagai dampak positif dari aksi korporasi melalui pengelolaan keuangan yang tangguh, efisiensi operasional dan kas yang melampaui target, perjalanan menuju ekuitas sehat terus berlanjut, PTPN Group mencatatkan kinerja awal tahun yang menggembirakan dengan kinerja keuangan meroket tajam.
Baca juga : Indofood Cetak Laba Rp 2,72 T dalam Di Kuartal I-2025, Naik 11 Persen
Perusahaan sukses membukukan Laba Bersih di Kuartal I Tahun 2025 sebesar Rp 705 miliar, melonjak 1.032 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau 289 persen dibandingkan RKAP.
Ghani mengatakan, laba bersih PTPN Group pada kuartal I 2025 meroket tajam, didukung oleh kinerja yang solid dan positif dari ketiga Sub Holding, dimana laba bersih dari PTPN I (Supporting Co), PTPN IV (Palm Co) dan PT Sinergi Gula Nusantara (Sugar Co) mencatatkan laba bersih yang positif.
PTPN Group mencatatkan peningkatan nilai penjualan CPO sebesar 114 persen dari RKAP atau sebesar Rp 8,2 triliun yang antara lain disebabkan oleh peningkatan harga jual CPO sebesar 120 persen dari RKAP atau sebesar Rp 14.500 per kg.
Sementara itu Penjualan Gula tercatat Rp 1,09 triliun atau 137 persen dari RKAP, yang disebabkan oleh peningkatan volume penjualan gula sebesar 69 ribu ton atau 295 persen dari RKAP, dan peningkatan harga jual Gula yaitu Rp15.559 per kg atau 107 persen dari RKAP.
”Pengelolaan biaya operasional yang lebih efisien juga turut berkontribusi terhadap perolehan Laba dan EBITDA yang lebih baik pada semua komoditi utama,” ujar Ghani.
Baca juga : Sukses Transformasi, Laba BSI Tumbuh Hingga 10 Persen Di Kuartal I-2025
Berbagai capaian positif itu tidak lepas dari implementasi transformasi menyeluruh di tubuh Holding Perkebunan Nusantara, termasuk restrukturisasi organisasi, penerapan teknologi digital, dan komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Transformasi tersebut tidak hanya meningkatkan kinerja keuangan, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain utama dalam industri perkebunan nasional bahkan global.
Ghani menambahkan bahwa transformasi juga mencakup integrasi proses digital, tata kelola perusahaan yang lebih baik, serta peningkatan kapabilitas SDM. Hal ini membawa dampak langsung terhadap daya saing dan kinerja jangka panjang perusahaan.
"Dengan portofolio yang lebih ramping, fokus, dan bernilai, PTPN siap menjadi pemain utama di industri perkebunan dan agroindustri global yang modern dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.
PTPN Group berkomitmen untuk terus memperkuat peran strategis sebagai korporasi agribisnis nasional. Perusahaan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga mendukung agenda nasional meliputi: memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadlian, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim melalui transformasi berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya