BREAKING NEWS
 

Kopi JCE Tembus Pasar Amerika & Eropa, PTPN Target Produksi 1.182 Ton

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 2 Juni 2025 16:29 WIB
Truk bermuatan kopi arabika Java Coffee Estate (JCE) bersiap menuju pelabuhan ekspor. Kopi unggulan ini tengah digandrungi pasar Amerika dan Eropa. (Foto: PTPN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah tekanan tarif resiprokal dari Amerika Serikat, kopi arabika Indonesia justru semakin diminati pasar global. 

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengatakan ekspor kopi ini sudah ke Inggris, Amerika, Arab Saudi, dan Norwegia.

Sepanjang kuartal pertama 2025, Java Coffee Estate (JCE) mencatat ekspor 127 ton kopi ke berbagai negara. Di bawah pengelolaan PTPN kopi arabika ini digemari masyarakat Amerika dan Eropa. 

Java Coffee Estate merupakan hasil kerja sama operasi (KSO) antara dua subholding BUMN perkebunan: PTPN IV PalmCo dan PTPN I SupportingCo di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).

Dia menyebutkan, Inggris menjadi importir terbesar dengan total pembelian mencapai 54 ton atau senilai Rp6,5 miliar. Amerika menyusul dengan 36 ton (Rp4,3 miliar), sedangkan gabungan Arab Saudi dan Norwegia mencatat 38,4 ton senilai Rp4,5 miliar.

Baca juga : Pertamina EP Targetkan Produksi 213 MBOEPD Di 2025

“Kami optimistis ekspor akan terus meningkat, apalagi kualitas produk makin baik dan sudah mengadopsi sertifikasi seperti Rainforest Alliance dan European Union Deforestation Regulation,” kata Jatmiko dalam keterangan tertulis dikutip, Senin (2/6/2025).

Ia menyampaikan, sepanjang 2024 ekspor kopi dari JCE telah mencapai 600 ton ke berbagai negara. Tahun ini, angka tersebut ditargetkan bertambah seiring penerapan program strategis seperti replanting, sertifikasi keberlanjutan, serta pemanfaatan teknologi dan adaptasi regulasi global.

Kinerja ekspor turut mendorong perolehan laba bersih JCE. Pada Januari–April 2025, PTPN mencatat keuntungan Rp6,51 miliar. Jatmiko mematok target laba bersih sepanjang tahun ini bisa menyentuh Rp33,36 miliar, naik dari capaian tahun sebelumnya sebesar Rp32 miliar.

Adsense

Untuk mendukung target tersebut, PTPN IV PalmCo fokus pada intensifikasi produksi. Program peremajaan dengan bibit unggul dan teknologi efisien telah dijalankan sejak 2021. Hingga akhir 2024, replanting telah mencakup 1.200 hektare dari target total 1.500 hektare.

“Keberlanjutan adalah kunci mengembalikan kejayaan kopi Jawa di pasar global,” ujarnya.

Baca juga : Lewat IPHA, Menteri PU Targetkan Produksi Beras Melonjak

Dengan pendekatan modern berbasis data, manajemen optimistis setiap hektare lahan dapat menghasilkan kopi berkualitas ekspor. Target produksi 2025 dipatok sebesar 1.182 ton, yang akan menjadi rekor tertinggi sejak JCE berdiri.

Program pengembangan kopi ini bermula dari KSO antara PalmCo dan SupportingCo pada 2022. Dalam skema kerja sama selama 10 tahun itu, PTPN IV PalmCo menanggung 100 persen biaya investasi dan melakukan transformasi menyeluruh di JCE.

Langkah awal yang dilakukan Jatmiko adalah pemetaan ulang lahan menggunakan drone berbasis GIS untuk memastikan keakuratan data lahan produktif. Perusahaan juga menerapkan praktik budidaya terbaik (Best Management Practices) dalam budidaya dan peremajaan tanaman.

Birokrasi dipangkas agar lebih efisien dan sistem kerja disederhanakan. Teknologi informasi digunakan untuk memantau aktivitas secara telusur, sementara evaluasi biaya kerja dilakukan secara sistematis.

Hasilnya mulai terlihat. Dalam tiga tahun, produktivitas green bean mencapai 409 kilogram per hektare, sedangkan kopi cherry mencapai 2.470 kilogram per hektare.

Baca juga : UMKM Binaan BRI Tembus Pasar Global, Ikuti Pameran Natural Product Expo West Di Los Angeles

“Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim yang berkomitmen penuh mendukung transformasi JCE,” tutur Jatmiko.

Ia berharap, model keberhasilan ini bisa menjadi contoh untuk petani kopi di berbagai daerah. “Best practices di JCE akan kami tularkan. Bukan hanya PTPN, tapi semua petani kopi di Indonesia harus bisa menikmati hasil yang sejahtera dari kopi,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense