BREAKING NEWS
 

Batalkan Penyeragaman Bungkus Rokok

Bupati Temanggung Apresiasi Wamenperin, Sebut Langkah Tepat

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 3 Juni 2025 10:42 WIB
Foto: RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Bupati Temanggung Agus Setyawan mengapresiasi langkah Wakil Menteri Perindustrian Faisol Reza yang tegas menyatakan bahwa wacana penyeragaman bungkus rokok tidak jadi diterapkan.

Agus menilai, rencana penyeragaman bungkus rokok yang sempat diajukan namun akhirnya dibatalkan itu merupakan langkah yang tepat.

“Regulasi dari luar negeri tidak bisa langsung diterapkan di Indonesia. Kita memiliki kondisi sosial dan ekonomi yang berbeda,” ungkap Agus kepada wartawan.

Baca juga : Indonesia Darurat Narkoba

Dia menyoroti sejumlah regulasi pemerintah pusat yang menekan industri hasil tembakau dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani serta buruh di daerah penghasil tembakau, termasuk Temanggung.

Diingatkannya, kebijakan yang terlalu ketat justru berisiko mengganggu keberlangsungan ekonomi masyarakat di daerah penghasil tembakau, khususnya Temanggung yang merupakan salah satu kabupaten penghasil tembakau terbesar di Indonesia.

Adsense

Kemudian kenaikan tarif cukai secara berturut-turut, kata Agus, telah terbukti menurunkan penjualan rokok legal, terutama pada pabrikan golongan satu dan dua. Padahal, kelompok pabrikan inilah yang selama ini menyerap sebagian besar tembakau rakyat.

Baca juga : Menko Polkam Apresiasi Operasi Gabungan Di Perairan Kepri

“Kami sepakat bahwa kesehatan penting, tapi kebijakan harus adil. Jika terlalu menekan, maka petani dan buruh yang paling terdampak,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ini telah menyebabkan menurunnya perputaran ekonomi di Temanggung dan wilayah sekitarnya secara drastis dalam tiga tahun terakhir, terutama sejak masa pandemi.

Penurunan daya beli pabrikan membuat hasil panen petani tak terserap maksimal. Di musim panen tembakau, biasanya uang beredar di masyarakat bisa mencapai hingga Rp 1,8 triliun.

Baca juga : Tingkatkan Ekonomi Petani, Pertamina Gas Raih Apresiasi dari Pemkab Kutai Timur

Sebagai bentuk dukungan terhadap petani, Pemerintah Kabupaten Temanggung telah menyalurkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk peningkatan kualitas tembakau.

Namun, Agus menilai hal ini belum cukup. Ia mendesak pemerintah pusat agar mempertimbangkan subsidi terhadap tanaman unggulan daerah seperti tembakau, kopi, dan cabai. Agus menyebut road map industri hasil tembakau agar juga memperhatikan industri rokok.

“Kami berharap ada keseimbangan antara kepentingan kesehatan dan ekonomi. Indonesia bukan Singapura atau Australia. Industri rokok kita melibatkan banyak pihak, dari hulu ke hilir,” tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense